Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Rumah Pegawai Negeri Dibobol! Barang Berharga Raib, Kerugian Capai Rp10 Juta

Rumah Pegawai Negeri Dibobol! Barang Berharga Raib, Kerugian Capai Rp10 Juta

  • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROKAN HILIR, KABARVIRAL – Jajaran Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Komplek Perumahan Haji Udin, Kelurahan Melayu Besar Kota, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Ipda Bonni Ferdy Sagala, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap para pelaku dilakukan pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah polisi mendapatkan informasi keberadaan mereka.

Kasus ini bermula ketika korban, Nurul Hilalliati (28), seorang pegawai negeri sipil (PNS), yang sedang berada di luar kota, mendapat kabar dari saksi bahwa rumahnya dalam keadaan berantakan dengan pintu belakang terbuka pada Selasa (31/12/2024) pukul 07.00 WIB.

Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah barang berharga hilang, di antaranya sebuah laptop Toshiba coklat, sebuah notebook Toshiba putih, uang tunai sekitar Rp2 juta dalam celengan, satu tas merek Eiger, satu buah emas murni 0,25 gram, serta dua kunci motor Megapro dan Vario. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Hasil penyelidikan mengarah pada dua pelaku, Aldi dan Ilham, yang diketahui berada di rumahnya di Jalan Lintas Ujung Tanjung Bagan Siapi-api. Pada Jumat (7/3/2025) pukul 17.00 WIB, Unit Reskrim Polsek TPTM langsung bergerak dan berhasil menangkap kedua pelaku. Dari hasil interogasi awal, mereka mengaku melakukan pencurian bersama Frans Aziz Dwi Candra (24), warga Sragen, Jawa Tengah.

Tak lama berselang, polisi juga berhasil menangkap Frans di kediamannya. Ketiga pelaku mengakui perbuatannya dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua buah toples plastik, sebuah gagang pintu, dan sebuah hard disk.

Kapolsek Ipda Bonni Ferdy Sagala menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah aksi kriminalitas serupa di wilayah hukumnya.

“Kami terus berkomitmen menjaga keamanan masyarakat serta menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan warga,” pungkasnya.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Heroin Asal Bengkalis Dibayar Rp20 Juta, Polisi Buru Bos dari Malaysia

    Tersangka Heroin Asal Bengkalis Dibayar Rp20 Juta, Polisi Buru Bos dari Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • 0Komentar

    BENGKALIS, KABARVIRAL – Polres Bengkalis menangkap MHM, warga Kelapapati, yang membawa 2,1 kg heroin atas perintah WNA Malaysia. Tersangka dijanjikan upah Rp20 juta untuk mengantar paket ke Pekanbaru. Seorang warga Kelapapati Bengkalis inisial MHM (28), kedapatan membawa heroin 2,19 kilogram dari Malaysia. Ia terancam hukuman mati. Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis mengungkap peredaran gelap narkotika […]

  • Sopir Truk Dipalak Berkali-kali, Pelaku Pemerasan di Purnama Diciduk Polisi

    Sopir Truk Dipalak Berkali-kali, Pelaku Pemerasan di Purnama Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Seorang sopir truk menjadi korban pemalakan di Simpang TPI Purnama, Dumai Barat. Polisi berhasil menangkap satu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pemerasan tersebut. Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pemerasan yang terjadi di Jalan Wan Amir, tepatnya di Simpang TPI Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. Kejadian ini […]

  • Heboh Tender Bermasalah! Kejari Siak Telusuri 7 Paket Proyek Diduga Diatur

    Heboh Tender Bermasalah! Kejari Siak Telusuri 7 Paket Proyek Diduga Diatur

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kejari Siak memeriksa 16 saksi terkait dugaan pengaturan pemenang lelang di ULP Siak tahun anggaran 2025. Sejumlah proyek miliaran rupiah, termasuk bronjong Bunsur dan renovasi Cathlab RSUD Siak, ikut disorot dalam penyelidikan dugaan korupsi. Kasi Pidsus Kejari Siak, Muhammad Juriko Wibisono, menyampaikan bahwa pejabat ULP turut dimintai keterangan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan berjalan […]

  • Dua Tahanan Kabur Polres Kampar Ditangkap, Sembilan Lainnya Masih Diburu

    Dua Tahanan Kabur Polres Kampar Ditangkap, Sembilan Lainnya Masih Diburu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Dua tahanan kabur dari Polres Kampar berhasil ditangkap. Polisi masih memburu 9 tahanan lainnya dan memeriksa personel Polres terkait dugaan kelalaian dalam tugas. Kedua tahanan yang berhasil diringkus adalah Feri dan Okta. Keduanya diamankan di wilayah Air Tiris, Kampar. “Dua orang berhasil kita amankan setelah kita melakukan penyisiran intensif di sejumlah lokasi […]

  • FABEM Rohil Apresiasi Polsek Bangko Dalam Sosialisasi Bahaya Narkoba & Gadget

    FABEM Rohil Apresiasi Polsek Bangko Dalam Sosialisasi Bahaya Narkoba & Gadget

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral– Kapolsek Bangko, AKP Buyung Kardinal, SH, MH dijadwalkan menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi yang akan digelar Dewan Pimpinan Daerah Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (DPD FABEM) Kabupaten Rokan Hilir dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, dengan mengangkat tema Bahaya Narkoba dan Dampak Negatif […]

  • SF Hariyanto Tegaskan Tak Terlibat Kasus Abdul Wahid: Saya Hanya Ngopi, Bukan Pelapor

    SF Hariyanto Tegaskan Tak Terlibat Kasus Abdul Wahid: Saya Hanya Ngopi, Bukan Pelapor

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL.CO – Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur nonaktif Abdul Wahid. Ia membantah tudingan sebagai saksi pelapor dan menyebut pertemuannya dengan Abdul Wahid hanya sebatas ngopi santai sebelum OTT KPK terjadi. Pernyataan itu disampaikan SF Hariyanto saat silaturahmi bersama insan pers di Ruang Melati, Kantor Gubernur […]

expand_less