Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Kejagung Sita Rp1,4 Triliun dari Kasus Duta Palma Group, Uang Disamarkan di Berbagai Lokasi

Kejagung Sita Rp1,4 Triliun dari Kasus Duta Palma Group, Uang Disamarkan di Berbagai Lokasi

  • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, KABARVIRAL – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menggencarkan penyitaan aset dalam kasus korupsi dan pencucian uang Duta Palma Group. Hingga saat ini, total uang tunai yang berhasil disita mencapai Rp1,4 triliun, yang berasal dari sejumlah perusahaan dan pihak terkait.

Diirektur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Kartika, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2024), mengungkapkan bahwa penyidik telah melakukan empat kali penyitaan uang tunai dari berbagai sumber.

1. Penyitaan Pertama (September 2024)
Dari PT Asset Pacific, penyidik menyita uang sebesar Rp450 miliar. Uang ini ditemukan di kantor perusahaan tersebut.
2. Penyitaan Kedua (Beberapa Hari Kemudian)
Kejagung kembali menyita Rp372 miliar, yang disembunyikan di dua lokasi berbeda, yakni Menara Palma dan Gedung Palma Tower, Jakarta Selatan.
3. Penyitaan Ketiga (November 2024)
Dari PT Darmex Plantation, tim berhasil menyita Rp301 miliar yang diduga hasil korupsi terkait perizinan perkebunan sawit.
4. Penyitaan Terbaru (Desember 2024)
Sebesar Rp288 miliar ditemukan disamarkan dalam rekening seorang berinisial RI, yang diduga kerabat dekat bos Duta Palma Group, Surya Darmadi.

“Totalnya sudah lebih dari Rp1,4 triliun yang disita oleh penyidik dalam perkara ini,” jelas Harli dari Jampidsus.

Uang Dititipkan di Bank Penitipan
Harli menegaskan seluruh uang sitaan, yang terdiri dari pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu, telah diamankan dengan dititipkan di bank penitipan. Langkah ini diambil untuk memastikan barang bukti aman dan transparan.
“Jumlahnya sangat besar dan terkait langsung dengan kepentingan negara, sehingga harus dikelola secara profesional,” tambah Harli.

Korporasi dan Perusahaan Tersangka
Kasus ini merupakan pengembangan tindak pidana korupsi terkait perizinan perkebunan sawit di Indragiri Hulu, Riau. Sebanyak lima korporasi—PT Palma Satu, PT Siberida Subur, PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, dan PT Kencana Amal Tani—ditetapkan sebagai tersangka utama.
Selain itu, dua perusahaan induk, yakni PT Darmex Plantation (holding perkebunan) dan PT Asset Pacific (holding properti), juga terlibat dalam pencucian uang hasil korupsi.

Kejagung memastikan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak akan berhenti sampai semua pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban, termasuk korporasi yang mencoba menyamarkan asetnya,” ujar Abdul Qohar.(red)

Sumber: Cakaplah.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pencuri Dibekuk Polisi di Rohul, Salah Satunya Residivis Ternama 7 Kali Keluar Masuk Penjara

    Dua Pencuri Dibekuk Polisi di Rohul, Salah Satunya Residivis Ternama 7 Kali Keluar Masuk Penjara

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • 0Komentar

    Dua tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil dibekuk oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu (Rohul). Kedua tersangka yang berinisial ES (19) dan AMA alias Ipin (45) merupakan warga Kecamatan Rambah Samo. Kasus ini menarik perhatian publik karena tersangka AMA diketahui sebagai residivis yang sudah tujuh kali keluar masuk penjara. KASAT RESKRIM Polres […]

  • Kompol Lassarus Sinaga Resmi Jabat Wakapolres Inhu, Gantikan Kompol Manapar Situmeang

    Kompol Lassarus Sinaga Resmi Jabat Wakapolres Inhu, Gantikan Kompol Manapar Situmeang

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Serah Terima Jabatan Wakapolres Inhu resmi digelar, Kompol Lassarus Sinaga menggantikan Kompol Manapar Situmeang. Upacara dipimpin Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar dan dihadiri jajaran Polres serta Bhayangkari dan undangan lainnya. Sertijab Wakapolres Inhu dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Riau Nomor: KEP/533/XI/2025 tanggal 27 November 2025 yang menunjuk Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., […]

  • Polresta Pekanbaru Sidak Gudang Distributor Minyakita

    Polresta Pekanbaru Sidak Gudang Distributor Minyakita

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap takaran minyak goreng kemasan merek Minyakita. Kegiatan ini berlangsung di gudang distributor Minyakita di Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (11/3), guna memastikan tidak ada pengurangan volume yang merugikan masyarakat. “Dalam rangka pengecekan minyak goreng merek Minyakita, kami […]

  • Desa Binaan Imigrasi Pelintung Diusulkan Masuk Prioritas Nasional 2027

    Desa Binaan Imigrasi Pelintung Diusulkan Masuk Prioritas Nasional 2027

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Imigrasi Dumai bersama Kementerian Imipas dan Bappenas meninjau Desa Binaan Imigrasi di Pelintung sebagai persiapan menuju Prioritas Nasional 2027. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Ruhiyat M Tolib, mendampingi tim Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Bappenas RI meninjau kesiapan Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Rabu (19/8). […]

  • Said Effendi dan Fahmi Rizal Digadang Jadi Calon Kuat Sekda Dumai

    Said Effendi dan Fahmi Rizal Digadang Jadi Calon Kuat Sekda Dumai

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL –  Menjelang pensiunnya Sekda Dumai H Indra Gunawan pada November 2025, dua pejabat yakni Kadishub Said Effendi dan Kepala Bapenda Fahmi Rizal digadang menjadi calon kuat penggantinya. Keduanya disebut-sebut tengah menunggu restu Wali Kota Dumai. Posisi Sekretaris Daerah dikenal cukup strategis di pemerintahan daerah. Sekda merupakan “panglima birokrasi” dan “jembatan” antara kepala daerah […]

  • Pertamina Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’, Kini Semua Pekerja Bisa Stop Pekerjaan Tak Aman

    Pertamina Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’, Kini Semua Pekerja Bisa Stop Pekerjaan Tak Aman

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    DUMAI, (KABARVIRAL.CO)— Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui implementasi budaya keselamatan di seluruh lini operasional Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai. Terbaru, Kilang Dumai juga telah mengimplementasikan kebijakan Stop Work Authority (SWA) sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menempatkan K3 sebagai fondasi utama untuk menjaga operasional yang […]

expand_less