Ratusan Sekolah Rusak, Hanya Tiga Dapat Bantuan DAK di Kabupaten Bengkalis
- calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
- print Cetak

Kadisdik Bengkalis Adi Prasetyo melalui Kabid Pembinaan SD Dirhamsyah saat memimpin rapat pelaksanaan DAK di Bengkalis, Rabu (17/7/2024). Foto Antara
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pada tahun 2024, hanya tiga sekolah di Kabupaten Bengkalis yang menerima bantuan perbaikan bangunan meskipun sebenarnya terdapat lebih dari seratus sekolah yang mengalami kerusakan yang tersebar di 11 kecamatan.
SEKOLAH-sekolah yang beruntung mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah SDN 2 Pinggir, SDN 32 Rupat, dan SDN 11 Rupat Utara.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menegaskan pentingnya bagi pihak sekolah untuk merinci kondisi bangunan yang rusak agar dapat dimasukkan dalam usulan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan terinput langsung ke pusat melalui DAK.
“Untuk usulan terhadap kerusakan sekolah khususnya bangunan sekolah dasar (SD), operator sekolah harus jeli memasukkannya dalam sistem Dapodik dan untuk anggarannya melalui DAK dari Kementerian Pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Adi Prasetyo melalui Kepala Bidang Pembinaan SD, Dirhamsyah, saat memimpin rapat pelaksanaan DAK di Bengkalis, seperti dikutip dari Antara Rabu (17/7/2024).
Dirhamsyah menjelaskan bahwa usulan yang dimasukkan dalam Dapodik dari seluruh wilayah Indonesia melalui mekanisme yang dapat memakan waktu hingga satu atau dua tahun sebelum diakui dan diberikan dana melalui DAK. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya ketelitian dan koordinasi antara operator sekolah dan kepala sekolah dalam proses pengisian data.
“Yang lebih penting, pihak operator sekolah harus rajin berkoordinasi dengan kepala sekolah, sehingga dalam pengisian Dapodik tidak terjadi kesalahan dalam menginput data nantinya,” tambah Dirhamsyah.
Ia juga berharap semua sekolah segera memasukkan usulan perbaikan mereka ke dalam sistem Dapodik untuk mempercepat proses mendapatkan bantuan di masa mendatang.
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan sekolah penerima DAK, Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Pinggir dan Rupat Utara, serta konsultan pengawas dan penyedia jasa.
Meskipun hanya tiga sekolah yang mendapatkan bantuan tahun ini, diharapkan dengan pengisian Dapodik yang lebih baik, lebih banyak sekolah rusak di Kabupaten Bengkalis bisa mendapatkan bantuan di tahun-tahun mendatang.**
- Penulis: Redaksi






