Kabel PLN Semrawut di Disdukcapil Rokan Hilir Dinilai Membahayakan Warga
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Kondisi kabel listrik milik PLN yang terpantau semrawut dan terjuntai rendah di area Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hilir menuai sorotan publik. Kabel-kabel tersebut dinilai membahayakan keselamatan masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah kabel listrik menggantung tidak beraturan, bahkan melintang di jalur yang kerap dilalui warga. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tersangkut, sengatan listrik, hingga risiko kabel putus yang dapat membahayakan pengunjung maupun pegawai.
Permasalahan ini dinilai tidak bisa dianggap sepele. Selain berisiko terhadap keselamatan, pemasangan kabel yang terkesan asal-asalan juga menambah kesan kumuh pada tiang listrik di kawasan perkantoran tersebut. Ironisnya, kondisi tersebut disebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius.
Salah seorang warga Kepenghuluan Bagan Punak Meranti mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia menyebut kabel yang menggantung sangat rendah dan berpotensi membahayakan masyarakat.
“Kabel itu sudah lama sekali menggantung rendah, tapi entah kenapa tidak ada perhatian, baik dari pihak PLN maupun dari Disdukcapil sendiri,” ujarnya.
Menurut warga, banyak masyarakat yang setiap hari datang ke Disdukcapil untuk mengurus dokumen administrasi, mulai dari KTP, KK hingga akta kelahiran. Dengan tingginya aktivitas warga, risiko kecelakaan akibat kabel semrawut tersebut semakin besar.
Publik pun mendesak agar pihak terkait, khususnya PLN dan instansi pengelola perkantoran, segera mengambil langkah perbaikan. Selain untuk menjamin keselamatan masyarakat, penataan kabel listrik yang rapi juga dinilai penting demi menjaga kenyamanan serta estetika lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.(fad)
- Penulis: Redaksi







