Tawarkan Sepeda Curian, Pria di Dumai Diciduk Polisi
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral– Seorang pria berinisial HS (33) diciduk polisi setelah kedapatan menawarkan sepeda hasil curian di wilayah Dumai Timur. Pelaku diamankan Tim Reskrim Polsek Dumai Timur usai diduga mencuri sepeda milik warga Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur.
Kasus pencurian tersebut terungkap setelah korban, Iwan Setiawan (50), seorang wiraswasta yang tinggal di Jalan Perintis, melaporkan kehilangan sepeda miliknya pada Kamis (15/1/2026) malam.
Korban menuturkan, sepeda merek Polygon D5 Sikiu warna merah itu disimpan di dalam gudang rumah usai dicuci pada Rabu (14/1/2026) sore. Gudang sudah dalam kondisi terkunci.
“Waktu pulang nongkrong sekitar pukul 00.10 WIB, saya cek gudang dan salah satu sepeda sudah tidak ada. Bahkan laptop di ruang kantor juga sudah terbalik di lantai,” ujar Iwan.
Berbekal laporan tersebut, Tim Reskrim Polsek Dumai Timur yang dipimpin IPTU Andrianto langsung melakukan penyelidikan. Pada hari yang sama sekitar pukul 20.20 WIB, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa seseorang tengah menawarkan sepeda dengan spesifikasi yang sama di Jalan Sriwedari, Kelurahan Jaya Mukti.
Mendapatkan informasi tersebut, tim opsnal segera menuju lokasi dan mendapati HS bersama sepeda yang diduga kuat milik korban. Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui bahwa sepeda tersebut merupakan hasil curian dari gudang rumah korban.
Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang S.I.K., S.H. melalui Kapolsek Dumai Timur Kompol Dr. Aditya Reza Syahputra, S.E., M.Ak. membenarkan penangkapan tersebut.
“Kami telah mengamankan tersangka beserta barang bukti. Saat ini kasus masih dalam proses penyidikan dan akan segera digelar perkara,” ujarnya.
Diketahui, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp7 juta. Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi, masing-masing Yutiansi dan Resky Hidayatullah, guna melengkapi berkas perkara.(red/Isa)
- Penulis: Redaksi







