Breaking News
light_mode
Beranda » Dumai » Tiga Petahana Riau Tersungkur, Bupati Siak Alfedri Terancam Lengser

Tiga Petahana Riau Tersungkur, Bupati Siak Alfedri Terancam Lengser

  • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARVIRAL – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 menjadi ajang yang penuh kejutan bagi sejumlah kepala daerah di Riau. Tiga petahana dipastikan tumbang berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) perolehan suara. Mereka tak mampu menandingi perolehan suara para kandidat pendatang baru (newcomer) yang berhasil merebut hati masyarakat.

Yang lebih mengejutkan, jumlah kepala daerah petahana yang kalah bisa saja bertambah. Indikasi kuat menunjukkan satu lagi nama besar terancam kehilangan posisinya. Siapa saja sosok yang harus mengakhiri masa jabatannya? Dan siapa penantang baru yang sukses menyingkirkan mereka? Ikuti terus perkembangan Pilkada Serentak 2024 untuk informasi terbaru disini!

Bupati Inhu Rezita Meylani

Perolehan suara Bupati Inhu petahana, Rezita Meylani berdasarkan perhitungan suara Pilkada jauh dari prediksi awal. Rezita yang berpasangan dengan Suhardi hanya mendapatkan sekitar 29,78 persen suara dari 96,13 persen suara yang telah masuk pada Kamis (28/11/2024) siang kemarin.

Hasil tak memuaskan ini cukup mengagetkan. Soalnya, selain merupakan bupati petahana, Rezita juga adalah istri Bupati Inhu dua periode, Yopi Arianto. Namun, tampaknya pengaruh Yopi dalam Pilkada tahun ini tak lagi ngefek.

Rezita harus mengakui ketangguhan dari pasangan Ade Agus Hartanto-Hendrizal. Pasangan yang diusung oleh koalisi PKB bahkan menyikat suara mayoritas mencapai 59,20 persen atau 107.237 suara.

Kemenangan Ade Agus-Hendrizal diduga karena faktor tokoh agama Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mendukung pasangan ini. Selain itu, mesin partai pengusung Ade terlihat bergerak efektif di akar rumput.

Satu paslon lain yang ikut dalam Pilkada Inhu yakni Brigjen Pol (Purn) Raja Haryono-Elda Suhanura. Namun, pasangan ini hanya menempati rangking paling buncit dengan raihan suara sementara sebesar 11.02 persen atau sekitar 29 ribu lebih suara.

Bupati Rohil Afrizal Sintong

Pilkada 2024 tampaknya kurang membawa keberuntungan bagi Bupati Rokan Hilir (Rohil) petahana, Afrizal Sintong. Berpasangan dengan Setiawan, duet yang populer dengan akronim Asset ini, kemungkinan besar kalah oleh paslon penantangnya Bistamam-Jhony Charles (Bijak).

Berdasarkan data yang diperoleh, perolehan suara pasangan Asset hanya mendapat 42,31 persen. Angka itu setara dengan 120.854 suara.

Sementara, perolehan suara pasangan Bijak telah menembus 164.810 suara atau sekitar 57,69 persen.

Adapun total suara yang masuk dan dihitung hingga kemarin yakni mencapai 95.12 persen, berasal dari 1.091 TPS dari total 1.147 TPS di Rokan Hilir.

Paslon Asset diusung oleh koalisi Partai Golkar bersama sejumlah partai lainnya. Dalam Pilkada tahun ini, Afrizal memang tidak maju bersama Wakil Bupati Sulaiman. Keduanya memang kerap terjadi perselisihan, bahkan pernah nyaris baku hantam.

Sulaiman tidak maju di Pilkada 2024. Ia sempat ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas Bupati Rohil, saat Afrizal cuti mengikuti kampanye pilkada.

Bistamam dikenal sebagai sosok tokoh masyarakat cum pengusaha sukses di Rokan Hilir. Sementara pendampingnya Jhony Charles merupakan politisi muda Partai NasDem.

Sepanjang kampanye Bijak, kerap kali disuarakan gerakan Ganti Bupati Rohil. Kampanye itu tampaknya kini bisa diwujudkan.

Gubernur Riau Syamsuar

Nasib politik Gubernur Riau petahana, Syamsuar juga kurang beruntung di Pilkada Riau 2024. Berpasangan dengan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mawardi Saleh, duet ini justru terjun bebas.

Berdasarkan hasil hitung cepat, perolehan suara pasangan yang populer dengan sebutan ‘Suwai’ ini justru nangkring di urutan ketiga atau paling buncit. Pasangan Suwai yang diusung koalisi Partai Golkar dan PKS tak berdaya di Pilkada kali ini. Syamsuar adalah Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau.

Hasil hitung cepat yang dilakukan LSI Denny JA, menunjukkan perolehan suara Suwai hanya sebesar 25,32 persen. Sementara, calon pemenang Pilkada Riau 2024 yakni pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto yang memperoleh sebesar 43,3 persen suara.

Kuda hitam di Pilkada Riau 2024 yakni pasangan Nasir-Wardan bertengger di posisi runner up dengan perolehan suara sebesar 31,37 persen.

Pengorbanan Syamsuar tampil di Pilkada Riau 2024 ini sebenarnya sangat besar. Terpilih sebagai anggota DPR RI dalam Pileg 2024 lalu, namun ia harus mengundurkan diri sebagai syarat pencalonan di Pilkada. Alhasil, ia tak jadi dilantik menjadi anggota DPR dan posisinya telah diisi oleh Maharani.

Bupati Siak, Alfedri

Posisi Bupati Siak petahana, Alfedri kini seperti telur di ujung tanduk. Hasil hitung cepat Pilkada Siak, perolehan suara Alfredi yang berpasangan dengan Husni selisih tipis dengan pasangan Afni-Syamsurizal.

Uniknya, kedua paslon ini tengah terlibat saling klaim sebagai pemenang Pilkada Siak 2024. Bahkan, kedua paslon masing-masing sudah mendeklarasikan kemenangannya, hanya selisih beberapa jam saja.

Paslon Afni-Syamsurizal mengklaim berdasarkan quick count yang dilakukan oleh timnya, memperoleh suara tertinggi sebesar 40,8 persen atau 82.427 suara. Sementara pasangan Alfedri-Husni memperoleh 40,4 persen atau 81.546 suara. Posisi buncit ditempati oleh pasangan Irving-Sugianto memperoleh 18,8 persen atau 37.877 suara.

Alfedri-Husni punya hasil hitung cepat yang berbeda. Hasil perhitungan yang dilakukan oleh tim internalnya, Alfredi mendapat perolehan 40,82 persen atau 82.654 suara. Sementara, Afni-Syamsurizal meraih 40,44 persen atau 81.879 suara. Posisi pasangan Irving-Sugianto tetap di urutan ketiga yakni mendapat 18,74 persen atau 37.956 suara.

Belum diketahui secara pasti siapa yang menjadi pemenang Pilkada Siak 2024. Hasil resminya baru akan ditetapkan KPU Siak bulan depan.

Namun, perolehan suara Afni-Syamsurizal ini cukup mengagetkan. Dalam beberapa kesempatan, Afni mengaku tak memiliki logistik yang cukup. Kampanye yang dilakukannya juga sangat sederhana, lebih banyak dengan pola blusukan turun menemui masyarakat.

Berbeda dengan dua calon bupati lain yakni Alfedri dan Irving Kahar. Alfedri pernah menjadi Wakil Bupati dan saat ini merupakan Bupati Siak petahana.

Sementara Irving Kahar selama bertahun-tahun selalu menempati posisi basah di Pemkab Siak sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. (Red)

Penulis : Redaksi
Sumber : sabangmeraukenews.com

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas Sinaboi Jadi Role Model, Wabup Rohil Apresiasi Standar Kebersihan dan Pelayanan

    Puskesmas Sinaboi Jadi Role Model, Wabup Rohil Apresiasi Standar Kebersihan dan Pelayanan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • 0Komentar

    SINABOI, KABARVIRAL– Wakil Bupati Rokan Hilir meninjau langsung UPT Puskesmas Sinaboi pada Senin (21/4/2025), didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, serta Camat Sinaboi. Dalam kunjungannya, Wabup Rohil melihat secara langsung berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia, mulai dari ruang pengobatan, ruang gizi, pemeriksaan jiwa, kesehatan gigi dan mulut, ruang lansia, ruang kepala puskesmas, […]

  • Tim SAR gabungan berusaha mencari dua nelayan yang hilang di perairan Selat Melaka setelah kapal mereka ditemukan tanpa awak.

    Tim SAR Gabungan Cari Dua Nelayan Hilang di Selat Melaka

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • 0Komentar

    Tim SAR gabungan terus mencari dua nelayan asal Kepulauan Meranti yang hilang di perairan Selat Melaka, tepatnya di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir. Bacok (42), warga Tanah Merah, dan iparnya, Wandi (37), warga Bengkalis, hilang setelah pergi menangkap ikan pada Kamis (20/6) malam lalu. PADA Jumat (21/6) dini hari, badai melanda laut, diduga membuat […]

  • Ribut Penutupan Saluran Kolam Ikan, Kepala Sekdes Robek Dipukul Tembilang

    Ribut Penutupan Saluran Kolam Ikan, Kepala Sekdes Robek Dipukul Tembilang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Sekretaris Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, HAR (58) mengalami luka robek di kepala setelah terlibat cekcok terkait penutupan saluran air kolam ikan. Dalam peristiwa tersebut, korban dipukul menggunakan tangkai tembilang oleh ARP. Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Dusun III, Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean, pada Selasa, 30 Desember 2025. Kasus ini kemudian dilaporkan […]

  • Tambang Ilegal Galian C Marak di Dumai, Warga Pertanyakan Pengawasan

    Tambang Ilegal Galian C Marak di Dumai, Warga Pertanyakan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Aktivitas galian C ilegal di Dumai beroperasi terbuka tanpa izin, menimbulkan dampak lingkungan serius dan jadi sorotan masyarakat soal lemahnya penegakan hukum. Aktivitas tambang ilegal jenis galian C di Kota Dumai semakin marak dan menimbulkan keresahan masyarakat. Hasil pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat beberapa titik lokasi penambangan yang ada di Dumai beroperasi […]

  • BKPSDM Rokan Hilir Bantah Isu Penetapan Gaji PPPK dan Non-ASN Tahun 2026

    BKPSDM Rokan Hilir Bantah Isu Penetapan Gaji PPPK dan Non-ASN Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Rokan Hilir membantah isu yang mengaitkan instansinya dengan penetapan besaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pegawai paruh waktu, maupun tenaga non-ASN untuk tahun anggaran 2026. BKPSDM menegaskan, dokumen Usulan Standar Satuan Harga Barang dan Jasa Pemerintah Tahun Anggaran 2026 yang beredar di […]

  • Besok, PWI Dumai dan Unidum Gelar Seminar Jurnalistik dan Donor Darah

    Besok, PWI Dumai dan Unidum Gelar Seminar Jurnalistik dan Donor Darah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai bekerja sama dengan Universitas Dumai (Unidum) akan menggelar Seminar Jurnalistik Mahasiswa pada Selasa (12/5/2026) di Lantai III Kampus Unidum Jalan Soekarno- Hatta, Kota Dumai. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PWI Dumai dan Unidum dalam upaya membangkitkan minat menulis serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dunia jurnalistik […]

expand_less