Kebakaran Hanguskan 50 Kios Pasar Pulau Payung, Pedagang Hanya Bisa Pasrah
- calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabarviral, Dumai – Kebakaran hebat melanda Pasar Pulau Payung Dumai pada Kamis malam (10/10/2024), sekitar pukul 23.00 WIB. Lebih dari 50 unit kios pedagang ayam dan sayur ludes dilalap api dalam waktu singkat, membuat para pedagang kehilangan tempat mencari nafkah. Pantauan di lokasi pada Jumat (11/10/2024), terlihat para pedagang hanya bisa mengais sisa-sisa material dan barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.
Salah satu pedagang, Ujang, dengan wajah sedih mengungkapkan, “Kami tak bisa jualan lagi, kios rata dengan tanah. Hanya ini (mengumpulkan sisa material) yang bisa kami lakukan.”
Kios yang terbakar berada tepat di belakang deretan ruko, di samping bekas kios buah yang pernah terbakar sebelumnya. Dugaan muncul bahwa kebakaran ini disengaja, mengingat lokasi tersebut sedang direncanakan untuk pembangunan area kios baru oleh Pemerintah Kota Dumai. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Dumai, Zulkarnaen, api mulai berkobar sekitar pukul 22.50 WIB dan dengan cepat melahap kios-kios yang mayoritas terbuat dari bahan semi permanen. Tim pemadam tiba di lokasi tujuh menit setelah menerima laporan dari warga, namun tantangan besar dihadapi karena lokasi kios yang berada di tengah pasar, membuat akses petugas menjadi sulit.
“Untungnya, pedagang dan warga cepat tanggap. Mereka membantu melokalisasi api dengan membongkar sejumlah kios agar api tidak menyebar lebih luas,” jelas Zulkarnaen.
Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dari DPKP Dumai dikerahkan ke lokasi, ditambah bantuan dari Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan Pertamina Hulu Rokan (PHR). Dukungan juga datang dari Polres Dumai, Kodim 0320 Dumai, Satpol PP, Tagana, dan PLN. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 03.15 WIB pada Jumat (11/10/2024).
Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi yang diderita para pedagang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sebagian besar barang dagangan berupa ayam, sayur, daging, sembako, hingga santan kelapa ikut hangus terbakar. Hingga kini, para pedagang hanya bisa menunggu kepastian dari pihak berwenang terkait penanganan pasca-kebakaran.
“Kami hanya bisa pasrah. Dagangan habis, kios juga habis,” keluh salah seorang pedagang lainnya. Sementara itu, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang menghancurkan salah satu pasar terbesar di Dumai tersebut.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






