Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

  • calendar_month 11 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAS JAYA (KABARVIRAL.CO)– Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.

Bayang-bayang berkurangnya sumber penghasilan juga sempat menggelayuti pikiran Jamaros (56), warga Kelurahan Minas Jaya, Kabupaten Siak, Riau.

Alih-alih berpangku tangan, Jamaros memilih untuk terus bergerak. Bersama warga lainnya, ia menekuni budidaya perikanan sebagai ikhtiar membangun sumber penghasilan baru sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Kini, kecemasan itu perlahan memudar, Jamaros selaku anggota Kelompok Budidaya Perikanan (Pokdakan) Jaya Bersama, mendorong warga memajukan usaha budidaya lele di lingkungan tempat tinggal yang sebelumnya hanya dikelola seadanya. Budidaya lele yang awalnya dikelola secara konvensional, kini terus bertranformasi menjadi unit usaha yang menjanjikan.

“Dari sekarang kami mulai sedikit-sedikit, supaya ada yang bisa diharapkan untuk masa depan,” ungkap Jamaros.

Ia menceritakan, kolamnya yang semula hanya berkapasitas 3.000 bibit lele, kini telah berkembang pesat hingga mampu menampung sekitar 15.000 bibit per siklusnya.

Perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah. Pada masa-masa awal, kelompok yang sebagian besar beranggotakan para pensiunan dan ibu rumah tangga ini sempat terseok-seok akibat tingginya biaya pakan dan bibit, modal yang cekak, serta ketergantungan pada tengkulak yang membuat margin keuntungan menipis.

Titik balik mulai terlihat saat Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan hadir sebagai mitra pendukung. Guna memperkuat skala usaha, PHR menginisiasi pembentukan Gabungan Kelompok Perikanan (Gapokkan) Minas Bahari Serumpun, yang menyatukan delapan kelompok budidaya di wilayah setempat, termasuk kelompok Jaya Bersama.

Tak sekedar menyalurkan stimulus berupa 24.000 ekor bibit lele dan pakan, PHR juga memberikan fasilitas mesin pelet mandiri berbahan dasar ikan rucah serta pelatihan pembuatan probiotik. Intervensi ini rupanya menjadi kunci efisiensi biaya produksi yang selama ini menggerogoti kantong para peternak. Sebagai gambaran, dalam satu siklus budidaya ikan lele dengan jumlah tebar sekitar 7.500 ekor, dibutuhkan sekitar 850 kg pakan selama masa pemeliharaan hingga panen, yaitu sekitar 3 bulan.

Berbekal ilmu baru, warga Minas Jaya mengubah total pola kerja mereka. Mereka secara disiplin meracik probiotik mandiri untuk menjaga kualitas air, mengatur kepadatan tebar, hingga memantau kesehatan ikan secara berkala.

Keberhasilan Gapokkan Minas Bahari Serumpun kian solid setelah mereka berhasil menembus pasar yang stabil. Sejak tahun 2025, Gapokkan telah sukses memasok lebih dari 1 ton ikan lele untuk mendukung program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp23,9 juta.

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan potensi besar masyarakat untuk tumbuh mandiri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. “Kami percaya masyarakat memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Peran kami adalah mendukung agar potensi tersebut dapat tumbuh menjadi usaha yang produktif, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dampak ekonomi ini juga langsung terasa hingga ke tetangga sekitar. Kelompok Jaya Bersama sengaja melibatkan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan sekitar untuk membantu proses pembersihan ikan hasil panen yang di supplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini membuka keran pendapatan baru lagi bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

“Alhamdulillah, dari bantu bersihkan ikan lele ada tambahan buat memenuhi kebutuhan dapur. Kadang setelah panen kami juga makan-makan bersama. Kami berencana, kalau hasilnya semakin bagus, kami ingin coba buat produk turunan ikan salai,” tutur Weti, salah seorang ibu rumah tangga yang turut ketiban berkah program ini.

Dari kolam lele di Minas Jaya, sebuah pesan tentang kemandirian telah digelorakan. Budidaya lele kini bukan lagi sekedar kegiatan sampingan pengisi waktu luang, melainkan tumpuan hidup baru yang menghadirkan rasa bangga, optimisme, dan kesejahteraan yang nyata bagi Masyarakat.

Tentang PHR Zona Rokan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.

Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.

Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.(Isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Dumai Ditangkap Usai Tuding Polisi Bekingi Bandar Narkoba di Media Sosial

    Warga Dumai Ditangkap Usai Tuding Polisi Bekingi Bandar Narkoba di Media Sosial

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Seorang warga Dumai, Ricardo Marojohan Simanjuntak (29), harus berurusan dengan hukum setelah berkomentar di media sosial menuding polisi membekingi bandar narkoba. Ricardo berkomentar di akun TikTok milik Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Manang Soebeti, yang saat itu mengunggah keberhasilan pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti 34 kilogram sabu dan 10.000 […]

  • ‘Kadu Wakjie’ Solusi Cepat Atasi Masalah Kota Dumai: Warga Bisa Lapor Langsung ke Wali Kota Via WhatsApp

    ‘Kadu Wakjie’ Solusi Cepat Atasi Masalah Kota Dumai: Warga Bisa Lapor Langsung ke Wali Kota Via WhatsApp

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Wali Kota Dumai H Paisal bersama Wakil Wali Kota Sugiyarto meluncurkan layanan pengaduan masyarakat berbasis WhatsApp bernama “Kadu Wakjie”. Layanan ini bertujuan untuk menampung segala bentuk keluhan, masukan, serta aspirasi warga Kota Dumai secara langsung dan cepat. Masyarakat bisa mengakses layanan “Kadu Wakjie” melalui nomor WhatsApp 0812-6357-8910. Dengan kanal ini, setiap aduan yang […]

  • Kadisdik Bengkalis Adi Prasetyo melalui Kabid Pembinaan SD Dirhamsyah saat memimpin rapat pelaksanaan DAK di Bengkalis, Rabu.

    Ratusan Sekolah Rusak, Hanya Tiga Dapat Bantuan DAK di Kabupaten Bengkalis

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • 0Komentar

    Pada tahun 2024, hanya tiga sekolah di Kabupaten Bengkalis yang menerima bantuan perbaikan bangunan meskipun sebenarnya terdapat lebih dari seratus sekolah yang mengalami kerusakan yang tersebar di 11 kecamatan. SEKOLAH-sekolah yang beruntung mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah SDN 2 Pinggir, SDN 32 Rupat, dan SDN 11 Rupat Utara. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis […]

  • Petani Rohil Diringkus Usai Setubuhi Pelajar, Kirim Videonya ke Ibu Korban

    Petani Rohil Diringkus Usai Setubuhi Pelajar, Kirim Videonya ke Ibu Korban

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • 0Komentar

    Seorang petani berusia 30 tahun di Rohil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah setelah terungkap telah menyetubuhi seorang pelajar. Pelaku, yang identitasnya dirahasiakan, dilaporkan oleh ibu korban berinisial IP (40), yang tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh di sebuah hotel di Kecamatan Bagan Sinembah. KEJADIAN ini semakin mengejutkan ketika pelaku nekat mengirimkan video persetubuhan […]

  • Makan Bergizi Gratis di 5 SD Dumai, Libatkan 2.136 Siswa

    Makan Bergizi Gratis Mulai di 5 SD Dumai, Libatkan 2.136 Siswa

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Program makan bergizi gratis (MBG) resmi diluncurkan di lima sekolah dasar di Kota Dumai, Senin (13/1). Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata langsung menurunkan tim guna memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan program ini. Kelima sekolah penerima program MBG adalah SDN 001 Kelurahan Bintan dengan 706 siswa, SDN 026 Sukajadi (261 siswa), SDN 003 […]

  • Dua Pria Diciduk di Gubuk Tapung Hulu, Polisi Sita 4,35 Gram Sabu

    Dua Pria Diciduk di Gubuk Tapung Hulu, Polisi Sita 4,35 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Polsek Tapung Hulu menangkap dua pelaku narkotika berinisial AG dan MA di Tapung Hulu, Kampar, dengan barang bukti sabu 4,35 gram dan uang Rp650 ribu. Jajaran Polsek Tapung Hulu berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. Kedua pelaku berinisial AG (32) […]

expand_less