Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAS JAYA (KABARVIRAL.CO)– Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.

Bayang-bayang berkurangnya sumber penghasilan juga sempat menggelayuti pikiran Jamaros (56), warga Kelurahan Minas Jaya, Kabupaten Siak, Riau.

Alih-alih berpangku tangan, Jamaros memilih untuk terus bergerak. Bersama warga lainnya, ia menekuni budidaya perikanan sebagai ikhtiar membangun sumber penghasilan baru sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Kini, kecemasan itu perlahan memudar, Jamaros selaku anggota Kelompok Budidaya Perikanan (Pokdakan) Jaya Bersama, mendorong warga memajukan usaha budidaya lele di lingkungan tempat tinggal yang sebelumnya hanya dikelola seadanya. Budidaya lele yang awalnya dikelola secara konvensional, kini terus bertranformasi menjadi unit usaha yang menjanjikan.

“Dari sekarang kami mulai sedikit-sedikit, supaya ada yang bisa diharapkan untuk masa depan,” ungkap Jamaros.

Ia menceritakan, kolamnya yang semula hanya berkapasitas 3.000 bibit lele, kini telah berkembang pesat hingga mampu menampung sekitar 15.000 bibit per siklusnya.

Perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah. Pada masa-masa awal, kelompok yang sebagian besar beranggotakan para pensiunan dan ibu rumah tangga ini sempat terseok-seok akibat tingginya biaya pakan dan bibit, modal yang cekak, serta ketergantungan pada tengkulak yang membuat margin keuntungan menipis.

Titik balik mulai terlihat saat Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan hadir sebagai mitra pendukung. Guna memperkuat skala usaha, PHR menginisiasi pembentukan Gabungan Kelompok Perikanan (Gapokkan) Minas Bahari Serumpun, yang menyatukan delapan kelompok budidaya di wilayah setempat, termasuk kelompok Jaya Bersama.

Tak sekedar menyalurkan stimulus berupa 24.000 ekor bibit lele dan pakan, PHR juga memberikan fasilitas mesin pelet mandiri berbahan dasar ikan rucah serta pelatihan pembuatan probiotik. Intervensi ini rupanya menjadi kunci efisiensi biaya produksi yang selama ini menggerogoti kantong para peternak. Sebagai gambaran, dalam satu siklus budidaya ikan lele dengan jumlah tebar sekitar 7.500 ekor, dibutuhkan sekitar 850 kg pakan selama masa pemeliharaan hingga panen, yaitu sekitar 3 bulan.

Berbekal ilmu baru, warga Minas Jaya mengubah total pola kerja mereka. Mereka secara disiplin meracik probiotik mandiri untuk menjaga kualitas air, mengatur kepadatan tebar, hingga memantau kesehatan ikan secara berkala.

Keberhasilan Gapokkan Minas Bahari Serumpun kian solid setelah mereka berhasil menembus pasar yang stabil. Sejak tahun 2025, Gapokkan telah sukses memasok lebih dari 1 ton ikan lele untuk mendukung program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp23,9 juta.

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan potensi besar masyarakat untuk tumbuh mandiri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. “Kami percaya masyarakat memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Peran kami adalah mendukung agar potensi tersebut dapat tumbuh menjadi usaha yang produktif, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dampak ekonomi ini juga langsung terasa hingga ke tetangga sekitar. Kelompok Jaya Bersama sengaja melibatkan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan sekitar untuk membantu proses pembersihan ikan hasil panen yang di supplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini membuka keran pendapatan baru lagi bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

“Alhamdulillah, dari bantu bersihkan ikan lele ada tambahan buat memenuhi kebutuhan dapur. Kadang setelah panen kami juga makan-makan bersama. Kami berencana, kalau hasilnya semakin bagus, kami ingin coba buat produk turunan ikan salai,” tutur Weti, salah seorang ibu rumah tangga yang turut ketiban berkah program ini.

Dari kolam lele di Minas Jaya, sebuah pesan tentang kemandirian telah digelorakan. Budidaya lele kini bukan lagi sekedar kegiatan sampingan pengisi waktu luang, melainkan tumpuan hidup baru yang menghadirkan rasa bangga, optimisme, dan kesejahteraan yang nyata bagi Masyarakat.

Tentang PHR Zona Rokan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.

Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.

Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.(Isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Pengadaan Pakaian Olahraga di Rohil, Aktivis Soroti Hilangnya Data LPSE

    Dugaan Korupsi Pengadaan Pakaian Olahraga di Rohil, Aktivis Soroti Hilangnya Data LPSE

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • 0Komentar

    ROHIL, KABARVIRAL – Dugaan praktik korupsi kembali mencuat di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Kali ini, pengadaan pakaian olahraga senilai Rp2,3 miliar pada tahun 2023 melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) yang menjadi sorotan. Aktivis Lingkungan Muda Rokan Hilir, yang dipimpin oleh Muh Tas’an, mengklaim telah menemukan kejanggalan. Melalui investigasi yang mereka lakukan, data pengadaan pakaian […]

  • Persatuan Wanita Patra Kilang Dumai Bagikan 100 Paket Makan Siang Jumat Berkah dan Mukena Gratis untuk Jamaah Masjid di Kelurahan Bukit Timah

    Persatuan Wanita Patra Kilang Dumai Bagikan 100 Paket Makan Siang Jumat Berkah dan Mukena Gratis untuk Jamaah Masjid di Kelurahan Bukit Timah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui Persatuan Wanita Patra (PWP) yang beranggotakan para istri pekerja Kilang Dumai kembali menggelar program Jum’at Berkah dengan membagikan 100 paket makan siang untuk masyarakat di sekitar kawasan Rumah Dinas Perusahaan (RDP) Komperta Bukit Datuk, hunian para pekerja Kilang Dumai. Kegiatan ini […]

  • 11.262 Warga Dumai Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

    11.262 Warga Dumai Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Bulog Dumai mulai menyalurkan bantuan pangan tahap dua untuk Oktober–November 2025 kepada 11.262 warga Dumai. Distribusi mencakup beras dan minyak goreng untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Pemerintah kembali menyalurkan program bantuan pangan sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pangan yang layak dan terjangkau. Bantuan yang […]

  • Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, didampingi Plt kepala BNK Dumai, BNNP, KPP BC Dumai dan Kajari saat menyampaikan press release di Mako Lana Dumai, Selasa (16/07).

    Tiga Warga Rupat Ditangkap Selundupkan 11 Kg Sabu-Sabu di Perairan Selingsing, Dumai

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • 0Komentar

    Tiga warga Rupat, Bengkalis, dengan inisial S (41), A (54), dan L (20), ditangkap oleh TNI Angkatan Laut Dumai saat mencoba menyelundupkan 11,668 kg sabu-sabu dari Malaysia. OPERASI penangkapan ini terjadi pada Senin (15/07) dan dilakukan oleh tim F1QR Lanal Dumai yang dipimpin oleh Letda Laut (P) Tuko Wijaya, bekerja sama dengan tim Bea Cukai […]

  • Jelang Pilkada Dumai 2024: Sosok Agustiawan Dijagokan sebagai Calon Kuat Mendampingi Petahana

    Jelang Pilkada Dumai 2024: Sosok Agustiawan Dijagokan sebagai Calon Kuat Mendampingi Petahana

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • 0Komentar

    Menjelang Pilkada Dumai 2024, nama Agustiawan mencuat sebagai calon kuat wakil wali kota untuk mendampingi petahana Paisal. Memiliki reputasi sebagai sosok yang ramah, pekerja keras, dan pantang menyerah Kombinasi pengalaman di sektor publik dan swasta, serta kepemimpinannya di KONI Dumai, menjadi nilai tambah bagi anak jati Dumai ini dalam pandangan masyarakat. PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) […]

  • 38 PMI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Satu Orang Alami Gangguan Jiwa

    38 PMI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Satu Orang Alami Gangguan Jiwa

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Riau, pada Sabtu (23/8/2025) sore. Kedatangan para PMI terkendala ini difasilitasi oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui UPT BP3MI Riau, bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Menurut Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, pemulangan ini […]

expand_less