Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Dua Pemasok Ekstasi ke Marisa Putri Diburu Polisi

Dua Pemasok Ekstasi ke Marisa Putri Diburu Polisi

  • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru kini tengah memburu dua orang yang diduga memasok narkoba kepada Marisa Putri (21). Mahasiswi tersebut terbukti positif mengonsumsi narkoba dan menabrak Ranti Marningsih (46) hingga meninggal dunia di tempat.

KAPOLRESTA Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyatakan, kedua tersangka berinisial T dan O memberikan ekstasi kepada Marisa di Sago016 KTV Hotel Furaya. Kejadian ini bermula saat Marisa dihubungi T pada pukul 00.00 WIB dan diajak karaoke. Setibanya di sana, T dan O menawarkan ekstasi kepada Marisa.

“Mereka mengonsumsi narkoba dan minum alkohol hingga pukul 05.00 WIB. Dalam kondisi mabuk, Marisa pulang sendiri dengan mengendarai mobil Toyota Raize dengan nomor polisi BM 1959 FJ,” ujar Kombes Pol Jeki, Minggu (4/8/2024).

Kecelakaan tragis itu terjadi di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai, sekitar pukul 05.45 WIB. Mobil yang dikendarai Marisa menabrak bagian belakang sepeda motor korban hingga korban terseret sejauh 50 meter.

“Pengakuannya, tidak sadar kalau sudah menabrak korban hingga terseret sejauh 50 meter,” kata Jeki.

Dalam kondisi tidak sadar, Marisa terus memacu kendaraannya. Warga dan driver ojek online yang ada di lokasi kejadian langsung melakukan pengejaran hingga wanita muda itu berhasil diamankan.

“Dia diamankan warga dan anggota Satlantas Polresta Pekanbaru. Lalu dibawa ke Polresta Pekanbaru,” ucap Jeki.

Terpisah, Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Bagus Faria menambahkan, pihaknya kemudian melakukan tes urine terhadap Marisa. Hasilnya, dia dinyatakan positif mengonsumsi Amfetamin dan Metafetamin.

“Kedua temannya yang memberikan narkoba, sekarang sudah kita kejar ke tempat tinggalnya, tapi sepertinya sudah kabur sejak dapat informasi laka lantas tersebut,” pungkas Bagus.(red/ckpl/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Dumai Imbau Masyarakat Bawa Anak ke PIN Polio

    Wali Kota Dumai Imbau Masyarakat Bawa Anak ke PIN Polio

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Wali Kota Dumai, Paisal, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang sedang berlangsung di Kota Dumai. Paisal mengimbau para orang tua untuk membawa anak-anak mereka yang berusia 0-7 tahun ke fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan layanan imunisasi, seperti puskesmas, posyandu, panti asuhan, hingga institusi pendidikan. […]

  • Penghargaan UHC Dumai

    Dumai Raih Penghargaan UHC, Kepesertaan JKN Tembus 98,55%

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral– Pemko Dumai meraih Piagam Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada HKN ke-61 Tahun 2025 dengan capaian kepesertaan JKN 98,55% dan keaktifan 85,44%. Prestasi ini menegaskan komitmen Dumai dalam memberikan layanan kesehatan merata dan berkualitas bagi seluruh warga. Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) yang diserahkan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto kepada Walikota Dumai, Paisal dalam […]

  • Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, lokasi ditemukannya seorang wanita tewas bersimbah darah. Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk keperluan autopsi.

    Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Minas, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk autopsi. Warga Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang wanita di dalam rumahnya di Jalan Lintas Minas–Perawang Km 02, Rabu (4/2/2026) lalu. Korban yang diketahui bernama Eticha Wina Ulina br […]

  • Surat tulisan tangan yang diduga dibuat oleh YBR (10), siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Surat tersebut ditemukan polisi di lokasi kejadian saat proses evakuasi korban yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri, Kamis (29/1/2026).

    Siswa SD di NTT Diduga Gantung Diri Lantaran Tak Mampu Beli Buku dan Pena

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) berinisial YBR (10) ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1/2026). Peristiwa tragis ini diduga dipicu kekecewaan korban karena tidak dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, […]

  • Viral Siswi SMK di Garut Histeris Usai Rambut Digunting Guru BK, Ini Faktanya

    Viral Siswi SMK di Garut Histeris Usai Rambut Digunting Guru BK, Ini Faktanya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    GARUT  (KABARVIRAL.CO) – Video siswi SMK di Garut histeris usai rambutnya digunting guru BK viral di media sosial. Pihak sekolah menyebut tindakan itu dilakukan setelah adanya laporan masyarakat. Dilansir detikJabar, Jumat (8/5/2026), video viral itu berisi narasi rambut siswi digunting karena diduga berwarna pirang. Dalam video itu tampak sejumlah siswi menangis histeris. Kuasa hukum dari […]

  • Tongkang Bermuatan 1.104 Ton Batu Granit Kandas di Perairan Meranti

    Tongkang Bermuatan 1.104 Ton Batu Granit Kandas di Perairan Meranti

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Rangsang Pesisir – Sebuah kapal tongkang bermuatan 1.104 ton batu granit mengalami kebocoran dan terpaksa dikandaskan di perairan Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Proses evakuasi kapal TB. Bekat Jamin Mandir/TK. AST 1501 telah dilakukan oleh tim gabungan pada Kamis (5/9/2024). Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Kolonel Laut Boy […]

expand_less