Sampah Berserakan di Jalan Seiya Bagan Punak, Warga Soroti Kinerja DLH Rohil
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral, Bagansiapiapi – Tumpukan sampah yang berserakan di Jalan Seiya RT 005 RW 002, Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi sorotan warga. Kondisi ini dinilai tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Pantauan di lokasi, berbagai jenis sampah seperti plastik, kertas, hingga sisa makanan tampak menumpuk di sepanjang jalan. Bau tidak sedap pun tercium, mengganggu aktivitas warga yang melintas di kawasan tersebut.
Situasi ini kian memprihatinkan karena sampah yang dibiarkan menumpuk berisiko menjadi sarang penyakit. Selain itu, limbah yang membusuk juga dapat mencemari lingkungan sekitar, termasuk sumber air warga.
Rafel, salah seorang warga yang melintas mengungkapkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat.
“Masih banyak yang buang sampah sembarangan. Padahal dampaknya besar, bisa sebabkan penyakit dan lingkungan jadi kotor,” ujarnya.
Warga Jalan Seiya pun berharap adanya perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir. Mereka meminta agar instansi terkait segera mengambil tindakan nyata untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut dan meningkatkan pengelolaan sampah di wilayah itu.
“Harapan kami DLH lebih peduli, jangan sampai sampah ini dibiarkan karena bisa menimbulkan penyakit dan bau tidak sedap,” tambah warga lainnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir melalui Kepala Bidang Persampahan, Iswadi, belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.
Masyarakat pun mengingatkan agar persoalan sampah tidak dianggap sepele. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dapat berdampak buruk terhadap kesehatan warga serta memperparah pencemaran lingkungan di wilayah tersebut.(fad)
- Penulis: Redaksi






