Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kasus Penyelundupan 7,5 Ton Pasir Timah ke Malaysia, 11 ABK Batam Jadi Tersangka

Kasus Penyelundupan 7,5 Ton Pasir Timah ke Malaysia, 11 ABK Batam Jadi Tersangka

  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Sebanyak 11 ABK asal Kepulauan Riau resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyelundupan 7,5 ton pasir timah ke Malaysia usai dideportasi dan diperiksa Bareskrim Polri.

Pelarian 11 anak buah kapal (ABK) asal Kepulauan Riau yang mencoba menyelundupkan 7,5 ton pasir timah ke Malaysia berakhir di tangan kepolisian. Setelah sempat menjalani hukuman penjara di negeri jiran, mereka kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moch Irhamni mengonfirmasi status hukum para pelaku usai menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Kepri.

“Sudah ditetapkan tersangka,” ujar Irhamni, Sabtu (31/1/2026).

Para tersangka yang merupakan warga Pulau Belakangpadang, Kota Batam, diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan. Mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan penyelundupan komoditas tambang strategis dari Bangka Belitung menuju Malaysia dengan total nilai mencapai Rp4,3 miliar, termasuk nilai sarana angkut kapal.

Kasus ini mulai terkuak saat Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) mengamankan kapal mereka pada Oktober 2025 lalu. Karena masuk ke perairan Malaysia tanpa dokumen resmi, kesebelas pria ini harus merasakan dinginnya lantai rumah detensi Malaysia selama tiga bulan sebelum akhirnya dideportasi.

Proses pemulangan mereka pada Kamis (29/1/2026) dikawal langsung oleh penyidik Dittipidter Bareskrim Polri melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. Setibanya di Indonesia, mereka tidak lantas bebas, melainkan langsung digelandang ke Mapolda Kepri untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka secara hukum.

Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Ditreskrimsus Polda Kepri masih terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam rantai penyelundupan ini. Para ABK yang diamankan memiliki rentang usia yang beragam, mulai dari MTA yang baru berusia 23 tahun hingga I yang sudah menginjak usia 52 tahun.

Atas tindakannya, mereka dijerat dengan aturan terkait pertambangan karena berupaya mengeluarkan sumber daya alam negara secara ilegal tanpa izin resmi dari otoritas terkait.***

Sumber: liputan6.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tengku Muhammad Rum Resmi Gantikan Agustiawan sebagai Manager Comm, Rel, & CSR Kilang Pertamina Dumai

    Tengku Muhammad Rum Resmi Gantikan Agustiawan sebagai Manager Comm, Rel, & CSR Kilang Pertamina Dumai

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) secara resmi mengumumkan pergantian juru bicara perusahaan yang baru dengan menunjuk Tengku Muhammad Rum sebagai Area Manager Communication, Relations, & CSR PPN Refinery Unit Dumai. Ia menggantikan Agustiawan yang sebelumnya mengemban amanah tersebut selama hampir tiga tahun terakhir. Muhammad Rum dilantik untuk […]

  • Sopir Mengantuk, Mobil Travel Tabrak Truk di Tol Permai: Lima Orang Luka-Luka

    Sopir Mengantuk, Mobil Travel Tabrak Truk di Tol Permai: Lima Orang Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • 0Komentar

    SIAK, KABARVIRAL – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) pada Selasa siang (19/11). Sebuah minibus Toyota Innova yang dikemudikan RY (25) menabrak bagian belakang truk di KM 20+800, Kecamatan Minas, sekitar pukul 12.30 WIB. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman, mengatakan penyebab kecelakaan adalah sopir minibus yang mengantuk […]

  • Ibu Rumah Tangga di Kampar Tewas Bersimbah Darah, Uang Rp 40 Juta Raib

    Ibu Rumah Tangga di Kampar Tewas Bersimbah Darah, Uang Rp 40 Juta Raib

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Kampar, Riau, menjadi korban perampokan yang berujung maut. Lisma Donna Riasta (43) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Dusun Kampung Lintang, Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Ahad (23/2/2025). Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Rani (17), sekitar pukul 10.30 […]

  • Tangkapan layar detik-detik pertengkaran viral di DIC yang menarik perhatian publik. Keluarga Walikota Dumai, meminta publik tak terpengaruh klaim palsu pelaku dalam video viral tersebut. (Foto: Instagram @matarakyatsumbar.id)

    Klaim Palsu Pelaku Pertengkaran Viral di DIC, Keluarga Walikota Dumai Angkat Bicara

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, Dumai – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pertengkaran sengit antara pengendara mobil dan sepeda motor di kawasan Dumai Islamic Centre, Masjid Agung Habiburrahman. Insiden ini menyeret nama baik Walikota Dumai, H Paisal, setelah salah satu pelaku mengaku sebagai keponakannya. Menanggapi hal ini, pihak keluarga Walikota akhirnya angkat bicara. Zulham, sepupu dari […]

  • Pekerja Proyek di Kandis Tewas Tertimpa Bucket Excavator

    Pekerja Proyek di Kandis Tewas Tertimpa Bucket Excavator

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Seorang pekerja proyek BPIT SJE di Kandis, Siak, tewas tertimpa bucket excavator saat bekerja, Sabtu (25/10/2025). Korban bernama Julifer Situmeang (23) meninggal di lokasi kejadian. Disnakertrans Riau telah menurunkan tim pengawas untuk menyelidiki insiden tersebut dan memastikan hak korban terpenuhi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni […]

  • Semangat HBP ke-62, Lapas Bagansiapiapi Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Area Masjid dan Sekitar Kantor

    Semangat HBP ke-62, Lapas Bagansiapiapi Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Area Masjid dan Sekitar Kantor

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Bagansiapiapi, – Semangat peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi benar-benar terasa padat dan produktif. Seolah tidak ingin kehilangan momentum setelah resmi membuka Pekan Olahraga kemarin, pagi ini seluruh jajaran petugas langsung tancap gas melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan. Kegiatan bakti sosial ini menyasar area publik di sekitar kantor, dengan […]

expand_less