Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » KPK Perpanjang Penahanan Abdul Wahid, Penggeledahan di Riau Berlanjut

KPK Perpanjang Penahanan Abdul Wahid, Penggeledahan di Riau Berlanjut

  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid terkait kasus dugaan pemerasan anggaran Pemprov Riau 2025. Penyidik masih menggeledah sejumlah lokasi dan mengekstrak barang bukti elektronik untuk melengkapi pemberkasan. Kasus ini menyeret tiga tersangka, termasuk Kadis PUPR PKPP dan Tenaga Ahli Gubernur.

KPK akan memperpanjang masa penahanan terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid untuk 20 hari kedepan.

“Jika memang sudah habis masa penahanan pertama nanti akan diperpanjang,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 27 November 2025.

Budi mengatakan, perpanjangan penahanan ini dilakukan untuk mendalami kasus pemerasan di Riau. Penyidik masih butuh menggeledah sejumlah lokasi untuk mencari bukti.

“Karena memang proses penyidikannya masih terus berjalan tim juga secara maraton melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Riau,” ujar Budi.

Dalam perkembangan kasus ini, KPK sudah menyita sejumlah barang elektronik sampai dokumen terkait perkara. Sekarang, penyidik sedang mengekstrak isinya untuk melengkapi pemberkasan.

“Akan diekstrak dalam proses penyidikan ini ya untuk membantu mencari petunjuk-petunjuk guna melengkapi bukti-bukti yang sudah dikumpulkan oleh penyidik pada saat kegiatan tertangkap tangan tersebut,” terang Budi.

Uang pemerasan dalam kasus ini merupakan hasil potongan tambahan anggaran Provinsi Riau pada 2025. Total, Pemprov Riau mendapatkan Rp177,5 miliar, dari sebelumnya Rp71,6 miliar.

Abdul Wahid meminta Rp7 miliar dari keseluruhan uang yang didapat Pemprov Riau. Permintaan uang disebut ‘jatah preman’ dan penyerahan uang disebut ‘7 batang’.

KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Yakni, Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau M Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam.

Dalam kasus ini, Abdul Wahid disangkakan melanggar Pasal 12e dan/atau Pasal 12f dan/atau Pasal 12B UU Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ***

Editor: Isa
Sumber: metrotvnews.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Terapung di Meranti, Ternyata WN Malaysia yang Terjun dari Jembatan Johor Bahru

    Mayat Terapung di Meranti, Ternyata WN Malaysia yang Terjun dari Jembatan Johor Bahru

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Identitas mayat pria yang ditemukan terapung di perairan Kepulauan Meranti akhirnya terungkap. Korban diketahui WN Malaysia yang dilaporkan hilang setelah terjun dari Jembatan Second Link Johor Bahru. Misteri penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang terapung di perairan Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya terungkap. Korban dipastikan merupakan warga […]

  • Tiga Petahana Riau Tersungkur, Bupati Siak Alfedri Terancam Lengser

    Tiga Petahana Riau Tersungkur, Bupati Siak Alfedri Terancam Lengser

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 menjadi ajang yang penuh kejutan bagi sejumlah kepala daerah di Riau. Tiga petahana dipastikan tumbang berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) perolehan suara. Mereka tak mampu menandingi perolehan suara para kandidat pendatang baru (newcomer) yang berhasil merebut hati masyarakat. Yang lebih mengejutkan, jumlah kepala daerah petahana yang […]

  • Kadisnakertrans Riau, Boby Rachmat saat membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan RI pada Apel Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau tahun 2025 di lapangan Terminal Internasional PT Pelindo Regional 1 Dumai, Rabu (12/2/2025).

    Pemprov Riau Gelar Apel Bulan K3 Nasional di Pelabuhan International Pelindo Dumai

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Riau tahun 2025 digelar dengan penuh semangat di lapangan Terminal Penumpang Internasional PT Pelindo Regional 1 Dumai, Rabu (12/2/2025). Apel ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, H. Boby Rachmat S.STP. M.Si, serta jajaran pejabat Disnakertrans […]

  • Target 93 Persen Meleset, Bahlil Minta Maaf Kepada Warga Aceh

    Target 93 Persen Meleset, Bahlil Minta Maaf Kepada Warga Aceh

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, lantaran belum bisa memenuhi janjinya terkait dengan pemulihan listrik. Berdasarkan janjinya, pada kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (7/12) Bahlil berjanji akan melakukan pemulihan listrik 93 persen di Provinsi Aceh. […]

  • Mobil Terjun ke Kanal di Jalan Koridor RAPP Pelalawan, Dua Karyawan BUMD Tewas

    Mobil Terjun ke Kanal di Jalan Koridor RAPP Pelalawan, Dua Karyawan BUMD Tewas

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Sebuah mobil minibus terjun ke dalam kanal di Jalan Koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dua orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kendaraan minibus bernomor polisi BM 1466 […]

  • Kejadian mengerikan menimpa Siti Aisyah (34), seorang bidan di Kota Dumai, Riau, yang menjadi korban perampokan oleh pasiennya sendiri.

    Pasien Berpura-pura Sakit, Malah Rampok dan Ancam Bidan di Dumai dengan Senjata Api

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • 0Komentar

    Kejadian mengerikan menimpa Siti Aisyah (34), seorang bidan di Kota Dumai, Riau, yang menjadi korban perampokan oleh pasiennya sendiri. INSIDEN ini terjadi pada Sabtu (13/7) lalu ketika Siti Aisyah dipanggil untuk melakukan pengobatan di rumah pasien di Jalan Gunung Slamet, Bumi Ayu, Dumai. Pelaku menghubungi nomor praktik korban dan berpura-pura membutuhkan pengobatan. Tanpa curiga, Siti […]

expand_less