Viral Video Dugem di Bengkalis, Tokoh Adat Murka: Harus Segera Dihentikan
- calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, KABARVIRAL– Masyarakat Kabupaten Bengkalis digemparkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan aksi dugem sejumlah muda-mudi di sebuah tempat hiburan malam. Video tersebut viral di berbagai platform media sosial dan langsung menuai kecaman dari berbagai kalangan, termasuk tokoh adat Melayu Riau.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim, angkat suara. Ia menilai aktivitas tersebut tidak hanya meresahkan, tetapi juga sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan adat istiadat Melayu.
“Aktivitas seperti itu harus dihentikan! Ini bukan hanya soal moral, tapi soal marwah negeri. Dugem, minuman keras—semuanya sangat membahayakan generasi muda kita. Apalagi Bengkalis ini negeri Melayu yang bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah,” tegasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/5/2025).
Tak hanya itu, Datuk Syaukani juga mengaku menerima laporan bahwa dugem serupa terjadi di beberapa titik lain di Pulau Bengkalis. Ia menyebut, jika dibiarkan, fenomena ini bisa merusak citra Bengkalis sebagai negeri beradat.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Bengkalis, Datuk Seri H. Ilham Noer, mengaku sangat terkejut dengan maraknya aktivitas dugem di kota pelajar tersebut.
“Kami prihatin. Bengkalis adalah kota pelajar. Generasi mudanya harus diselamatkan dari pengaruh negatif. Kami minta pemerintah bertindak tegas, tutup tempat-tempat seperti itu!” ujarnya dengan nada tinggi.
LAMR, menurut Ilham, segera menggelar rapat khusus dan akan mengeluarkan Warkah Petuah Amanah sebagai sikap resmi lembaga adat atas peristiwa yang dianggap sebagai “penyakit masyarakat” itu.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan MUI, ulama, tokoh masyarakat, hingga aparat hukum. Tidak bisa dibiarkan. Orangtua juga harus lebih perhatian terhadap pergaulan anak-anak mereka,” pungkasnya.**
Editor: Isa
Sumber: dumaiposnews.com
- Penulis: Redaksi






