Nelayan Ditangkap di Bengkalis, Bawa Sabu dan Ekstasi Asal Malaysia
- calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabarviral, Bengkalis – Aparat gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis, dan Bea Cukai berhasil menggagalkan peredaran narkoba asal Malaysia di wilayah Pambang Pesisir, Kabupaten Bengkalis. Seorang nelayan berinisial MT alias Boboi terciduk membawa berbagai jenis narkotika, termasuk sabu, ekstasi, dan ganja.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berlangsung pada Sabtu (31/08/2024) dini hari, berkat informasi dari masyarakat. “Kami mengamankan barang bukti berupa 1.163,96 gram sabu, 10 butir pil ekstasi, 2,95 gram ganja, dan 6 butir pil ekstasi jenis Happy Five,” kata Manang pada Senin (09/09/2024).
Manang menjelaskan, penangkapan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Nelayan 2 Parit III, Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Setelah memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku, tim gabungan melakukan penggerebekan di lokasi dan berhasil menangkap MT.
“Dalam interogasi awal, MT mengaku menjemput narkotika tersebut di perbatasan Malaysia bersama ayahnya, S, dan seseorang berinisial D. Barang-barang tersebut milik seseorang berinisial Do, dan MT hanya bertugas untuk mengedarkannya di wilayah Bengkalis dan Bantan,” jelas Manang.
Saat ini, polisi masih memburu ayah tersangka, S, dan rekannya D, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba lintas negara ini. Selain itu, penyelidikan lebih lanjut terhadap Do, yang disebut sebagai pemilik barang, juga tengah dilakukan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MT telah dibawa ke Polres Bengkalis. Dari hasil tes urine, tersangka dinyatakan positif mengonsumsi methampetamine dan tetrahidrokanabinol. “Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tambah Manang.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






