Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Uang Ratusan Miliar dari PT SPR ke PT KCL Menguap, Sejumlah Pejabat Riau Diduga Terlibat

Uang Ratusan Miliar dari PT SPR ke PT KCL Menguap, Sejumlah Pejabat Riau Diduga Terlibat

  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polemik antara PT SPR dan PT Kingswood Capital Ltd (KCL) semakin memanas pasca pemeriksaan yang dilakukan oleh Mabes Polri terhadap sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Riau dan mantan Gubernur Riau Syamsuar serta Rusli Zainal. Pihak KCL menuding adanya dana ratusan miliar yang diduga “menguap.”

MENURUT informasi yang diterima, dugaan penyelewengan anggaran fantastis ini mengalir ke sejumlah pejabat Pemprov Riau pada periode 2016-2024. Laporan dari pihak PT KCL telah ditindaklanjuti oleh Mabes Polri dengan memanggil beberapa pihak, termasuk mantan Gubernur Riau Syamsuar.

Pengacara PT Kingswood Capital Ltd (KCL), Marsella, mengonfirmasi bahwa sudah ada penetapan tersangka dengan inisial IF dan ND terkait dugaan penyelewengan anggaran tersebut pada akhir Februari 2024.

“Sebelumnya, pihak KCL memutuskan menempuh upaya hukum setelah mencoba mencari jalan keluar bersama. Ini terkait dengan kontrak kerjasama, di mana KCL seharusnya dilibatkan oleh SPR Langgak. Awalnya, kerjasama berjalan baik pada periode 2010-2015, dengan PT SPR sebagai operator melalui anak perusahaannya SPR Langgak,” ujar Marsella, dikutip dari Cakaplah, Minggu (30/6/2024).

Marsella menjelaskan bahwa dari tahun 2010 hingga 2015, kerjasama berjalan lancar dengan kesepakatan perjanjian 50-50 antara PT SPR dan KCL. Namun, sejak tahun 2016, hak-hak KCL tidak diberikan, meskipun masih ada pembayaran hingga tahun 2015. “Pada periode Direktur Rahman Akil, ada pembayaran. Namun, sejak tahun 2016 hingga sekarang, tidak ada lagi pembayaran,” tambah Marsella.

Permasalahan muncul karena hak dari kontrak kerjasama yang dikuatkan oleh putusan Pengadilan hingga Peninjauan Kembali (PK) tidak kunjung diberikan. Akibatnya, pihak KCL mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan perdata untuk mempailitkan PT SPR.

“Sampai hari ini, mereka (PT SPR) berhenti membayar. Bahkan, ada tagihan pajak yang masuk ke KCL sejak tahun 2016, namun kami belum menerima pembayaran sama sekali,” sebut Marsella.

Dengan situasi ini, pihak KCL melaporkan dugaan penggelapan dana tersebut ke Mabes Polri. “Seharusnya dana hak kerjasama KCL ada di rekening PT SPR, namun ternyata tidak ada. Setelah dilakukan pengecekan, dana tersebut memang tidak ada,” jelas Marsella.

Dari beberapa kali Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), terungkap bahwa dana yang seharusnya diberikan kepada KCL tidak ada di rekening PT SPR. Hal ini yang mendasari laporan pihak KCL ditindaklanjuti hingga adanya penetapan tersangka dari Mabes Polri.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, sudah ada penetapan tersangka, yakni Direktur dan Komisaris yang sudah dua kali dipanggil tetapi tidak datang, dan sekarang sudah ditahan,” imbuhnya.

Informasi dari berbagai sumber terpercaya menyebutkan bahwa keterlibatan mantan pejabat diduga untuk menutupi dan menggelapkan hasil audit BPKP terhadap SPR Langgak pada periode 2010-2015. Audit ini keluar pada akhir 2018, namun tidak ditindaklanjuti hingga tahun 2020, bahkan diduga ada upaya menghilangkan barang bukti.

Marsella berharap Pemerintah Provinsi Riau dapat mencarikan solusi agar hak-hak KCL yang diduga “menguap” dapat segera dibayarkan. “Kami harap ada solusi dari Pemerintah Provinsi Riau, agar semua ada titik terang,” pungkasnya.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Sejoli Diamankan Beserta Puluhan Butir Ekstasi di Pekanbaru

    Dua Sejoli Diamankan Beserta Puluhan Butir Ekstasi di Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • 0Komentar

    Tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba di Pekanbaru setelah menggerebek rumah kos yang ditempati sejoli berinisial F (29) dan DLN (19). DALAM penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (06/08/24) sekitar pukul 00.30 WIB, polisi berhasil menyita puluhan butir pil ekstasi berlogo tengkorak dan bendera Brazil. Penggerebekan ini dipimpin […]

  • FABEM Rohil Edukasi Bahaya Narkoba dan Literasi Digital di SMAN 2 Bangko 

    FABEM Rohil Edukasi Bahaya Narkoba dan Literasi Digital di SMAN 2 Bangko 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral– Dewan Pengurus Daerah Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (DPD FABEM) Kabupaten Rokan Hilir menggelar kegiatan edukasi kepada generasi muda terkait bahaya narkoba serta dampak negatif penggunaan gadget di kalangan pelajar, yang berlangsung di SMA Negeri 2 Bangko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak dan […]

  • Jelang Pilkada Dumai 2024: Sosok Agustiawan Dijagokan sebagai Calon Kuat Mendampingi Petahana

    Jelang Pilkada Dumai 2024: Sosok Agustiawan Dijagokan sebagai Calon Kuat Mendampingi Petahana

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • 0Komentar

    Menjelang Pilkada Dumai 2024, nama Agustiawan mencuat sebagai calon kuat wakil wali kota untuk mendampingi petahana Paisal. Memiliki reputasi sebagai sosok yang ramah, pekerja keras, dan pantang menyerah Kombinasi pengalaman di sektor publik dan swasta, serta kepemimpinannya di KONI Dumai, menjadi nilai tambah bagi anak jati Dumai ini dalam pandangan masyarakat. PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) […]

  • Viral Siswi SMK di Garut Histeris Usai Rambut Digunting Guru BK, Ini Faktanya

    Viral Siswi SMK di Garut Histeris Usai Rambut Digunting Guru BK, Ini Faktanya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    GARUT  (KABARVIRAL.CO) – Video siswi SMK di Garut histeris usai rambutnya digunting guru BK viral di media sosial. Pihak sekolah menyebut tindakan itu dilakukan setelah adanya laporan masyarakat. Dilansir detikJabar, Jumat (8/5/2026), video viral itu berisi narasi rambut siswi digunting karena diduga berwarna pirang. Dalam video itu tampak sejumlah siswi menangis histeris. Kuasa hukum dari […]

  • Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning Sabet Penghargaan PROPER Hijau 2025

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning Sabet Penghargaan PROPER Hijau 2025

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai  — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai kembali menegaskan komitmennya tidak hanya pada penyediaan energi nasional, tetapi juga pada keberlanjutan dan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar dengan meraih dua penghargaan PROPER Hijau 2025 dalam Anugerah Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia. Penghargaan yang […]

  • Diduga Langgar Aturan, KSP Brother Potong THR dan Gaji Guru PNS Secara Sepihak

    Diduga Langgar Aturan, KSP Brother Potong THR dan Gaji Guru PNS Secara Sepihak

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Brother diduga melakukan pelanggaran dengan memotong gaji pokok hingga Tunjangan Hari Raya (THR) milik seorang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang juga menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 014 Kecamatan Pasir Limau Kapas. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemotongan tersebut turut menyasar tunjangan sertifikasi yang seharusnya diterima […]

expand_less