Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Viral! Siswi SMP di Rohil Dianiaya Emak-Emak Cemburu Gegara Video Call

Viral! Siswi SMP di Rohil Dianiaya Emak-Emak Cemburu Gegara Video Call

  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebuah insiden penganiayaan terhadap seorang siswi SMP di Kecamatan Kubu, Rokan Hilir, Riau, tengah viral di media sosial. Korban, yang berinisial AN (13), dianiaya oleh seorang wanita berinisial SC (21) karena cemburu suaminya melakukan video call dengan korban.

KEJADIAN ini terekam dalam sebuah video berdurasi 34 detik yang menunjukkan SC, yang mengenakan kemeja hitam dan celana putih, menampar dan mencekik AN.

Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah saksi di tempat kejadian, namun tidak ada satupun yang berusaha menghentikan aksi kekerasan tersebut. Bahkan, terdengar tawa dari para saksi saat AN jatuh ke tanah akibat perlakuan kasar SC.

Dalam video tersebut, SC terdengar berkata, “Kata kau, kau ngaku sini. Kau pernah VCS samo laki aku kan.” AN mencoba memberikan klarifikasi dengan mengatakan, “Pernah, satu kali lihat,” namun hal ini tidak membuat SC berhenti. SC justru semakin marah dan kembali menampar AN hingga terjatuh.

“Apo maksud kau menunjukkan ini aja, kau tau dah ado bini kan, punyo anak kan. Ini masih tamparan ya, kau mati ku buek kau. Aku masuk penjara aku masih bisa ya,” ucap SC dengan nada penuh emosi. SC menuduh AN sering menghubungi suaminya melalui chat dan video call, yang akhirnya memicu kemarahannya.

Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP I Putu Adi mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada 5 Juli lalu di daerah Teluk Merbau, Kubu, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Waktu kejadian Jumat lalu, 5 Juli 2024 sekira pukul 13.00 WIB di daerah Kubu. Itu video lama,” ujar Putu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (7/8/2024).

Putu menjelaskan, korban adalah seorang pelajar berusia 13 tahun, sementara pelaku berusia 21 tahun.

“Cara yang dilakukan oleh SC untuk melakukan tindakan penganiayaan terhadap pelapor yakni dengan menampar bagian wajah dari pelajar,” jelas Putu. Akibat penganiayaan tersebut, bibir AN mengeluarkan darah dan kejadian ini direkam oleh teman korban yang berinisial FT.

Orang tua AN telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kubu. Berdasarkan keterangan korban, si pria mengaku tidak memiliki istri, sehingga AN tidak mengetahui bahwa pria tersebut sudah menikah.

“Dari keterangan korban, si cowok ngaku tidak punya istri dan korban mau bales. Tetapi ternyata disamperin sama istrinya,” pungkas Putu.

Kasus ini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Publik diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan kasus seperti ini kepada pihak berwenang.(Red/Isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedinginan dan Lelah, Dua Pengedar Narkoba di Inhu Tanpa Sadar Minta Jemput Polisi

    Kedinginan dan Lelah, Dua Pengedar Narkoba di Inhu Tanpa Sadar Minta Jemput Polisi

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • 0Komentar

    RENGAT, KABARVIRAL – Pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berlangsung dramatis. Kapolsek Kelayang, AKP Zulmaheri SH MH, bahkan harus terjebak dan terperosok ke dalam danau saat melakukan pengejaran terhadap dua pelaku pengedar narkoba yang merupakan kakak beradik. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (14/3/2025), ketika jajaran Polsek Kelayang menerima informasi mengenai aktivitas peredaran […]

  • 13 Orang Tewas Akibat Serangan Harimau di  Riau, Jikalahari Sebut Deforestasi Jadi Pemicu Utama

    13 Orang Tewas Akibat Serangan Harimau di  Riau, Jikalahari Sebut Deforestasi Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Konflik antara manusia dan harimau di Riau kian memprihatinkan. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2024, tercatat 15 serangan harimau yang menewaskan 13 orang dan melukai dua lainnya. Data ini diungkapkan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) dalam rilisnya, Minggu (5/1/2025). Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setiyo, menyebut konflik ini dipicu oleh hilangnya habitat […]

  • Warga Dumai Ditangkap Usai Tuding Polisi Bekingi Bandar Narkoba di Media Sosial

    Warga Dumai Ditangkap Usai Tuding Polisi Bekingi Bandar Narkoba di Media Sosial

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Seorang warga Dumai, Ricardo Marojohan Simanjuntak (29), harus berurusan dengan hukum setelah berkomentar di media sosial menuding polisi membekingi bandar narkoba. Ricardo berkomentar di akun TikTok milik Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Manang Soebeti, yang saat itu mengunggah keberhasilan pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti 34 kilogram sabu dan 10.000 […]

  • Polisi Gerebek Kos di Jalan Muslimin, Amankan 15,6 Kg Ganja 

    Polisi Gerebek Kos di Jalan Muslimin, Amankan 15,6 Kg Ganja 

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggerebek sebuah kos di Jalan Muslimin, Pekanbaru, polisi menemukan ganja seberat 15,6 kilogram yang diduga bagian dari jaringan pengedar antar provinsi. Penangkapan ini bermula pada Sabtu (18/1/2025), saat Subdit II Ditresnarkoba yang dipimpin Kompol Ryan Fajri menciduk tiga tersangka berinisial BC, TAS, dan S di kawasan Jalan […]

  • 266 CPNS Kota Dumai Resmi Dilantik, Wali Kota: Jangan Malu Belajar dari Senior

    266 CPNS Kota Dumai Resmi Dilantik, Wali Kota: Jangan Malu Belajar dari Senior

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL -Sebanyak 266 CPNS Kota Dumai resmi dilantik oleh Wali Kota H. Paisal. Para CPNS diminta siap bekerja, berinovasi, dan menjaga disiplin meski terjadi efisiensi dari pemerintah pusat. Wali Kota Dumai H. Paisal secara resmi melantik sebanyak 266 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Dumai yang bertempat di Gedung […]

  • Korupsi Pupuk Bersubsidi Bengkalis: DS Kembalikan Uang Negara, Dua Tersangka Masih Diam

    Korupsi Pupuk Bersubsidi Bengkalis: DS Kembalikan Uang Negara, Dua Tersangka Masih Diam

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • 0Komentar

    Kejaksaan Negeri Bengkalis menerima pengembalian kerugian negara sebesar Rp497 juta dari DS (48), salah satu dari tiga tersangka kasus dugaan korupsi pupuk bersubsidi di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, pada Senin (29/7/2024). Sementara dua tersangka lainnya masih diam. PENGEMBALIAN kerugian negara tersebut dilakukan oleh DS yang didampingi oleh Horas Sitorus, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, di Kantor […]

expand_less