Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia, 279 Masih Hilang

Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia, 279 Masih Hilang

  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar terus bertambah, total 303 meninggal dan 279 masih hilang. BNPB menyebut pencarian ratusan korban berlanjut, sementara banyak daerah masih terisolir sehingga penanganan darurat dilakukan melalui jalur udara.

Total korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) kini sudah mencapai angka 303 orang. Selain itu, jumlah korban hilang juga masih tinggi. Angkanya sebanyak 279 orang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan hal itu dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu malam (29/11). Melalui keterangan yang disampaikan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) itu diungkap data-data terbaru terkait kondisi di 3 provinsi tersebut.

”Saya akan uraikan dari mulai Sumatera Utara, korban jiwa yang kemarin 116 jiwa sekarang menjadi 166 meninggal dunia. Artinya dalam satu hari bertambah 60 jiwa meninggal dunia,” ungkap Suharyanto.

Selain korban meninggal dunia, sebanyak 143 korban di Sumut masih dinyatakan hilang. Hingga saat ini petugas gabungan yang dipimpin oleh Basarnas masih terus mengupayakan pencarian ratusan korban hilang tersebut. Karena itu, tidak menutup kemungkinan jumlah korban meninggal dunia akan bertambah lagi.

Di Aceh, Suharyanto menyampaikan bahwa pihaknya kini mencatat ada 47 korban meninggal dunia, 51 korban hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka. Kondisi di Aceh sampai hari ini juga masih perlu penanggulangan darurat. Sebab, ada banyak titik masih terisolir dan tidak bisa diakses melalui jalur darat. Sehingga bantuan logistik disalurkan melalui jalur udara.

”Untuk korban jiwa meninggal dunia ada 47, 51 masih hilang, dan 8 luka-luka. Sekali lagi ini akan berkembang terus datanya, karena ada beberapa pencarian pertolongan oleh satgas gabungan ini menemukan korban,” terang dia.

Terakhir di Sumbar, Suharyanto menjelaskan bahwa korban meninggal dunia di Sumbar berada pada urutan kedua setelah Sumut. Menurut dia, ada tambahan jumlah korban meninggal dunia yang sangat tinggi dari wilayah Kabupaten Agam pada siang hari ini.

”Jumlah korbannya ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang, dan 10 luka-luka. Ini ada di Kabupaten Agam 74 korban meninggal dunia dan 78 hilang,” kata dia.

Jenderal bintang tiga TNI AD itu mengakui bahwa kondisi di Kabupaten Agam cukup berat. Salah satunya karena jalur darat dari dan menuju Agam belum bisa ditembus. Sehingga upaya penanggulangan darurat dari luar Agam hanya bisa dilaksanakan melalui jalur udara.

Editor: Isa
Sumber: jawapos.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riau Dikepung 251 Hotspot, Bengkalis 139 Titik, Dumai Turut Terpantau BMKG

    Riau Dikepung 251 Hotspot, Bengkalis 139 Titik, Dumai Turut Terpantau BMKG

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – BMKG mencatat 251 hotspot di Riau, dengan Bengkalis tertinggi mencapai 139 titik. Dumai juga ikut terpantau satu titik panas di tengah cuaca cerah berawan. Kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau perlu ditingkatkan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lonjakan signifikan jumlah titik panas atau hotspot yang mencapai […]

  • Teman Dugem Marisa Putri Tertangkap Lagi, Total Tiga Orang Diamankan

    Teman Dugem Marisa Putri Tertangkap Lagi, Total Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • 0Komentar

    Polisi telah menangkap satu lagi teman dugem Marisa Putri (21), pelaku penabrakan yang mengakibatkan tewasnya Renti Marningsih (46) di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Teman tersebut adalah seorang perempuan berinisial T (21), yang ditangkap saat hendak pulang ke Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada Senin malam. DENGAN penangkapan T, sudah tiga teman Marisa yang ditangkap, setelah sebelumnya […]

  • Hardiknas 2025 di Dumai: Semangat Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

    Hardiknas 2025 di Dumai: Semangat Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Pemko Dumai peringati Hari Pendidikan Nasional dengan upacara di SMPN 2. Sekda bacakan amanat Mendikbudristek tentang “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Acara juga diisi hibah buku dan penyerahan penghargaan sekolah berprestasi. Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat […]

  • Polsek Medang Kampai Tangkap Dua Sejoli Pengedar Sabu di Dua Lokasi Terpisah

    Polsek Medang Kampai Tangkap Dua Sejoli Pengedar Sabu di Dua Lokasi Terpisah

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • 0Komentar

    DUMAI – Polsek Medang Kampai berhasil menangkap dua sejoli pengedar sabu di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Medang Kampai dan Kecamatan Bathin Solapan, Rabu (30/10/2024) malam. Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Medang Kampai, AKP Tony Prawira ini berhasil mengamankan IP alias IS dan SP alias I beserta barang bukti sabu seberat total 4,28 […]

  • Kayu Mahang Dijarah di Sungai Nibung

    Kayu Mahang Dijarah di Sungai Nibung Bengkalis, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Polisi menggagalkan aksi penjarahan hutan di kawasan Sungai Nibung, Bengkalis. Tiga pelaku beserta kayu ilegal diamankan, dalang utama masih diburu. Aksi penjarahan hutan di kawasan Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil, berhasil digagalkan jajaran Satreskrim Polres Bengkalis. Dalam operasi senyap tersebut, petugas meringkus tiga pelaku yang tengah mengangkut tumpukan kayu gelondongan menggunakan kapal pompong. […]

  • Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

    Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    MINAS JAYA (KABARVIRAL.CO)– Memasuki masa pensiun sering kali mendatangkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang. Terutama terkait kepastian sumber pendapatan untuk menopang kebutuhan keluarga setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap. Bayang-bayang berkurangnya sumber penghasilan juga sempat menggelayuti pikiran Jamaros (56), warga Kelurahan Minas Jaya, Kabupaten Siak, Riau. Alih-alih berpangku tangan, Jamaros memilih untuk terus bergerak. Bersama […]

expand_less