Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Sudah Lewat Lebaran, Gaji Guru Bantu Kampar dan Inhil Belum Cair, Erwin Sitompul: Ini Sejarah Kelam Dunia Pendidikan Riau

Sudah Lewat Lebaran, Gaji Guru Bantu Kampar dan Inhil Belum Cair, Erwin Sitompul: Ini Sejarah Kelam Dunia Pendidikan Riau

  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL– Polemik gaji guru bantu jenjang Dikdas (TK, SD, dan SMP) di Riau memasuki babak paling memilukan. Hingga Jumat, 25 April 2025, gaji guru bantu di Kabupaten Kampar dan Indragiri Hilir (Inhil) belum juga cair. Padahal, ini sudah hampir empat bulan sejak Januari 2025, dan Lebaran pun telah usai.

Kondisi ini menuai kecaman keras dari Aktivis Pendidikan Riau, Erwin Sitompul, yang menyebut kasus ini sebagai “sejarah kelam pendidikan Riau” sejak terbentuknya guru bantu provinsi pada 2006.

“Baru kali ini terjadi. Sejak 2006 tidak pernah gaji guru bantu telat hingga lewat Idul Fitri. Ini tamparan untuk dunia pendidikan kita!” tegas Erwin.

Erwin menyebut sekitar 900 guru bantu di 12 kabupaten/kota menjadi korban ketidakberesan birokrasi. Harapan mereka untuk menerima gaji sebelum Lebaran agar bisa menunaikan zakat fitrah, membeli kebutuhan anak, hingga mudik, sirna begitu saja.

Plt Kadisdik Riau, Erisman Yahya, sebelumnya menyebut persoalan keterlambatan gaji karena defisit anggaran. Namun Erwin menilai alasan tersebut tak masuk akal.

“Gaji guru itu skala prioritas, bukan hal yang bisa ditunda-tunda. Jangan dijadikan korban alasan defisit! Kalau benar defisit, kenapa tidak sejak awal diantisipasi?” sergahnya.

Erwin: Saya Bela Guru, Bukan Cari Panggung

Erwin mengaku tak hanya kecewa karena lambatnya pencairan, tapi juga karena dirinya dituduh sebagai provokator oleh Erisman Yahya.

Merasa difitnah dan disudutkan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Erisman Yahya. Dalam percakapan via telepon WhatsApp pada 1 April 2025, tepatnya hari kedua Idul Fitri, Erwin disebut sebagai “provokator” hanya karena menyuarakan keluhan para guru bantu.

“Plt Kadisdik Riau Erisman Yahya menyebut saya provokator. Bahkan dengan bangga mengatakan dirinya pernah jadi wartawan selama 10 tahun.Apa hubungannya dengan perjuangan guru bantu yang gajinya tak dibayar?” cetus Erwin.

Menurut Erwin, sebagai pejabat publik, Erisman semestinya bersikap bijak dan terbuka terhadap kritik. Bukan malah memblokir dan memprivat akun WhatsApp rekan media yang menyampaikan suara berbeda.

Lebih jauh, Erwin mendesak agar Gubernur Abdul Wahid&Wakil Gubernur SF Haryanto segera mencopot Plt Kadisdik Riau. “Semakin cepat dicopot, semakin bagus. Sudah tak layak lagi beliau menjabat di posisi strategis seperti ini,” katanya tegas.

Erwin juga menyoroti rotasi jabatan yang menurutnya tidak sehat. Keputusan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Erisman Yahya, menunjuk kembali Arden Semeru yang kini menjabat sebagai Kabid SMK sebagai Plt Kabid SMA menimbulkan tanda tanya besar.

Pasalnya, saat menjabat sebagai Plt Kadisdik sebelumnya, Roni Rahmat pernah menunjuk Arden untuk posisi yang sama, namun ditolak langsung oleh yang bersangkutan.

“Dulu di zaman Plt Kadisdik Roni Rahmat, Arden Semeru tidak mau ketika ditunjuk jadi Plt Kabid SMA.Tapi sekarang di zaman Erisman Yahya kok malah diangkat lagi untuk posisi itu? Ini ada apa?” ujar Erwin kepada awak media.

Melihat dinamika ini, Erwin berharap Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Haryanto segera turun tangan dan mengevaluasi seluruh penunjukan jabatan yang dilakukan oleh PLT Kadisdik Riau Erisman Yahya.Ia juga meminta agar proses rotasi jabatan di Dinas Pendidikan Riau dilakukan secara profesional dan terbuka.

“Kalau dari awal sudah ada penolakan, lalu tiba-tiba sekarang ditunjuk lagi tanpa alasan jelas, publik berhak curiga. Jangan sampai ada kepentingan pribadi di balik rotasi jabatan ini,” pungkasnya.

Aktivis 98 ini berharap Gubernur Riau dan Wakil Gubernur tidak tinggal diam atas kondisi yang dianggap sudah sangat mengkhawatirkan ini. Ia juga menyayangkan lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap nasib guru bantu yang telah mengabdi selama bertahun-tahun untuk pendidikan anak bangsa.

“Jangan sampai Riau dikenal sebagai provinsi yang menelantarkan guru-gurunya.Gaji itu hak dasar. Bukan sekadar angka di atas kertas,” pungkas Erwin.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Arden Semeru belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan respons.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi Narkoba di Hotel, Tiga Pemuda Diamankan dengan Sabu 17.83 Gram

    Transaksi Narkoba di Hotel, Tiga Pemuda Diamankan dengan Sabu 17.83 Gram

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Tim Satres Narkoba Polres Dumai berhasil menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba di sebuah hotel di Jalan Ahmad Yani. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sembilan paket sabu dengan berat kotor sekitar 17,83 gram. Ketiga pria yang diamankan adalah SJ (19), warga Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai, HQ (19), warga Jaya […]

  • Abdul Wahid Bacakan Pledoi, Bantah Dakwaan KPK dan Kutip Kahlil Gibran di Pengadilan

    Abdul Wahid Bacakan Pledoi, Bantah Dakwaan KPK dan Kutip Kahlil Gibran di Pengadilan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) — Dalam sidang pledoi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid membantah menerima suap, menolak tuduhan KPK, menyebut kasus bermuatan politik, dan mengutip pernyataan Kahlil Gibran. Sidang perkara korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid kembali digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin (20/7/2026). Beragendakan pledoi atau pembelaan, sidang dimulai dengan […]

  • Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Tambah Stok BBM hingga 20 Persen di Riau

    Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Tambah Stok BBM hingga 20 Persen di Riau

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Sumbagut bersama Pemprov Riau meninjau sejumlah SPBU di Pekanbaru untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Provinsi Riau dan sejumlah pemangku kepentingan melakukan peninjauan ke beberapa SPBU di Kota Pekanbaru, yakni SPBU 14.282.668 Harapan […]

  • Tim Pansel Uji Kompetensi Kepala OPD Rohil, Presentasi Makalah Jadi Penilaian Kunci

    Tim Pansel Uji Kompetensi Kepala OPD Rohil, Presentasi Makalah Jadi Penilaian Kunci

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • 0Komentar

    BAGANSIAPIAPI, KABARVIRAL– Kinerja puluhan kepala OPD setingkat eselon II dilingkungan Pemkab Rokan Hilir di evaluasi oleh tim Pansel yang telah dibentuk. Pejabat yang ikut dalam evaluasi ini bisa tetap dan bisa bergeser dari jabatan yang saat ini di emban. Evaluasi kinerja itu berlangsung di salah satu hotel di Bagansiapiapi yang diikuti sebanyak 25 pejabat. Evaluasi […]

  • Dinilai Tebang Pilih, Satpol PP Rohil Gusur PKL, Prostitusi Diduga Dibiarkan 

    Dinilai Tebang Pilih, Satpol PP Rohil Gusur PKL, Prostitusi Diduga Dibiarkan 

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    Kabarviral – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi sorotan publik. Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan perkotaan Bagansiapiapi dinilai tidak dibarengi dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda) secara menyeluruh dan berkeadilan. Sorotan itu muncul setelah Satpol PP Rohil melakukan kegiatan penertiban dan penggusuran PKL yang dinilai merusak estetika wajah […]

  • Jelang Pilkada Dumai 2024: Sosok Agustiawan Dijagokan sebagai Calon Kuat Mendampingi Petahana

    Jelang Pilkada Dumai 2024: Sosok Agustiawan Dijagokan sebagai Calon Kuat Mendampingi Petahana

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • 0Komentar

    Menjelang Pilkada Dumai 2024, nama Agustiawan mencuat sebagai calon kuat wakil wali kota untuk mendampingi petahana Paisal. Memiliki reputasi sebagai sosok yang ramah, pekerja keras, dan pantang menyerah Kombinasi pengalaman di sektor publik dan swasta, serta kepemimpinannya di KONI Dumai, menjadi nilai tambah bagi anak jati Dumai ini dalam pandangan masyarakat. PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) […]

expand_less