Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Tongkang Bermuatan 1.104 Ton Batu Granit Kandas di Perairan Meranti

Tongkang Bermuatan 1.104 Ton Batu Granit Kandas di Perairan Meranti

  • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Rangsang Pesisir – Sebuah kapal tongkang bermuatan 1.104 ton batu granit mengalami kebocoran dan terpaksa dikandaskan di perairan Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Proses evakuasi kapal TB. Bekat Jamin Mandir/TK. AST 1501 telah dilakukan oleh tim gabungan pada Kamis (5/9/2024).

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Kolonel Laut Boy Yopi Hamel, melalui Danposal Selatpanjang, Kapten Laut (E) Saidul Arifin, mengungkapkan bahwa kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Tanjung Balai Karimun menuju Desa Tanjung Motong, Kecamatan Rangsang Barat. Namun, dalam perjalanan kapal mengalami kebocoran di bagian buritan akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

“Kapal ini berangkat menuju Desa Tanjung Motong, namun karena mengalami kebocoran, kapten kapal mengambil langkah untuk mengandaskan kapal di laut Desa Kedabu Rapat,” ujar Saidul, Jumat (6/9/2024).

Menurutnya, kapal tersebut diawaki oleh enam kru, yakni Zulkarnain sebagai nakhoda, Tri Wahyudi (Mualim 1), Robin (ABK), Jhon Rain Simamora (KKM), Doni Abimayu (Masinis II), dan Syahrial (Juru mudi). Kejadian ini bermula pada Rabu (4/9/2024) sekitar pukul 16.00 WIB, saat kapal menghadapi gelombang tinggi dan hujan deras. Air masuk ke dalam palka akibat kebocoran di bagian buritan, menyebabkan kapal menjadi miring.

Melihat situasi yang semakin kritis, kapten kapal memutuskan untuk mengandaskan kapal pada titik koordinat N1°8’38.338 E 102°40’23.008 di perairan Desa Kedabu Rapat agar tidak mengganggu jalur pelayaran.

“Keputusan ini diambil untuk mencegah kapal menghalangi alur pelayaran, sambil menunggu bantuan tugboat dan tongkang dari perusahaan untuk melakukan oper muatan,” tambah Saidul.

Saidul juga menegaskan bahwa posisi kapal saat ini tidak mengganggu lalu lintas kapal lain yang melintas di Selat Malaka. Tim gabungan masih bersiaga untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan. (goriau/red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tengku Muhammad Rum Resmi Gantikan Agustiawan sebagai Manager Comm, Rel, & CSR Kilang Pertamina Dumai

    Tengku Muhammad Rum Resmi Gantikan Agustiawan sebagai Manager Comm, Rel, & CSR Kilang Pertamina Dumai

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) secara resmi mengumumkan pergantian juru bicara perusahaan yang baru dengan menunjuk Tengku Muhammad Rum sebagai Area Manager Communication, Relations, & CSR PPN Refinery Unit Dumai. Ia menggantikan Agustiawan yang sebelumnya mengemban amanah tersebut selama hampir tiga tahun terakhir. Muhammad Rum dilantik untuk […]

  • Emak-emak di Rohul Geruduk Peternakan Ayam

    Tak Tahan Bau Menyengat dan Serbuan Lalat, Emak-emak di Rohul Geruduk Peternakan Ayam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Tak tahan lagi menghirup bau kotoran ayam yang menyengat dan serbuan lalat, ratusan warga Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Rohul, menggelar aksi damai di lokasi peternakan ayam ras pedaging di Dusun Lintam, Kamis (15/1/2026). Warga yang mayoritas emak-emak menuntut penutupan kandang ayam yang dinilai sudah tidak layak karena berada dekat pemukiman padat […]

  • Vonis Abdul Wahid Lebih Ringan dari Tuntutan KPK, Hakim Jatuhkan 2 Tahun Penjara

    Vonis Abdul Wahid Lebih Ringan dari Tuntutan KPK, Hakim Jatuhkan 2 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dalam perkara korupsi yang menjeratnya. Putusan yang dibacakan dalam sidang, Kamis (30/7/2026), tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya meminta terdakwa dihukum 8 tahun […]

  • Dua Tahanan Kabur Polres Kampar Ditangkap, Sembilan Lainnya Masih Diburu

    Dua Tahanan Kabur Polres Kampar Ditangkap, Sembilan Lainnya Masih Diburu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Dua tahanan kabur dari Polres Kampar berhasil ditangkap. Polisi masih memburu 9 tahanan lainnya dan memeriksa personel Polres terkait dugaan kelalaian dalam tugas. Kedua tahanan yang berhasil diringkus adalah Feri dan Okta. Keduanya diamankan di wilayah Air Tiris, Kampar. “Dua orang berhasil kita amankan setelah kita melakukan penyisiran intensif di sejumlah lokasi […]

  • APMASIR Rohil Desak Inspektorat Audit Kepenghuluan Panipahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

    APMASIR Rohil Desak Inspektorat Audit Kepenghuluan Panipahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • 0Komentar

    ROKAN HILIR, KABARVIRAL – Dugaan indikasi korupsi besar-besaran di Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, kembali menjadi sorotan publik. Ketua APMASIR Rohil, Muhammad minta Inspektorat segera turun ke lapangan untuk melakukan audit menyeluruh. Isu ini makin panas setelah sejumlah media mempublikasikan dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang nilainya mencapai miliaran rupiah, […]

  • Apmasir Minta Polda Riau Tindaklanjuti Skandal Proyek Mangkrak Sikoncang Tahun 2022

    Apmasir Minta Polda Riau Tindaklanjuti Skandal Proyek Mangkrak Sikoncang Tahun 2022

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Pesisir Riau (APMASIR Riau) Fadli Muhammad menyampaikan lewat media online di balik gagalnya proyek pengadaan aplikasi bernama Sikoncang (sistem informasi kepenghuluan online nan canggih) yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) se Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Hingga kini dinilai belum berjalan maksimal dan bahkan terkesan gagal alias mangkrak […]

expand_less