Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bantah Tuduhan Suap, Tangis Sri Haryanti Pecah saat Bacakan Pledoi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru

Bantah Tuduhan Suap, Tangis Sri Haryanti Pecah saat Bacakan Pledoi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru

  • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sri Haryanti tak kuasa menahan tangis saat membacakan nota pembelaan atau pledoi atas dugaan suap kasus narkotika di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (23/7/2024) petang. 

JAKSA yang bertugas di Kejaksaan Negeri Bengkalis itu dengan terisak menyatakan dirinya tidak pernah berniat mencederai integritas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan jaksa.

“Sebagai PNS, dalam menjalankan tugas sebagai aparatur, saya tidak pernah berniat mencederai kodrat jaksa yang melekat pada diri saya dan perjuangan orang tua saya yang juga pegawai di Kejati Kalimantan Selatan,” ujar Sri sambil menangis.

Sri membantah keras pernyataan Karpiansyah alias Riko yang menyebutkan bahwa uang yang dikirim melalui suaminya, Bripka Wahyu Abdillah, adalah untuk meringankan tuntutan hukuman terdakwa narkotika Fauzan Afriansyah alias Vincen. Menurut Sri, uang tersebut sebenarnya untuk kerja sama galangan kapal, bukan untuk pengurusan perkara Fauzan.

“Agung dan Bayu Abdillah sempat meninjau galangan kapal di belakang rumah kami. Ketika peninjauan itu, terjadi kerja sama terkait galangan kapal,” jelas Sri dengan penuh emosi.

Sri juga menyesalkan tindakan Kepala Kejari Bengkalis, Zainur Arifin Syah, yang melaporkannya ke Kejati Riau atas dugaan menerima suap hanya berdasarkan pesan berisi screenshot tentang penerimaan uang. Ia merasa laporan itu tidak bertanggung jawab dan merugikan dirinya serta suaminya.

“Sebagai pimpinan, seharusnya melakukan klarifikasi tentang sumber aslinya, saya dan Wahyu Abdillah. Melakukan waskat, tapi itu tidak dilakukan,” tegas Sri.

Penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menghukum dirinya dua tahun penjara atas tuduhan suap, menurut Sri, tidak berdasarkan bukti yang kuat. Ia memohon kepada majelis hakim yang diketuai Salamo Ginting untuk membebaskannya dari tuntutan JPU, baik primair maupun subsidair.

“Saya tidak pernah menjanjikan dan meminta apapun dari seseorang atau melakukan perbuatan yang mencederai dan bertentangan dengan tugas saya,” ucapnya sambil menangis.

Sri menegaskan bahwa dirinya selalu menjaga integritas sebagai ASN, khususnya sebagai jaksa. Ia memohon keringanan hukuman mengingat dirinya adalah ibu dari tiga anak yang masih sangat membutuhkan bimbingan orang tua.

“Saya memiliki tiga orang anak, yang satu perempuan usia 18 tahun perlu bimbingan seorang ibu. Kedua berusia empat tahun, saya tidak dapat berpisah dengan anak saya. Ketiga berusia tiga bulan, yang harus dapat asupan ASI dari saya,” ujar Sri sambil terisak.

Selain Sri, terdakwa Wahyu Abdillah yang mengikuti persidangan secara online dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Riau juga menyampaikan pledoi melalui penasehat hukumnya, Riski. Wahyu dan Sri dituntut oleh JPU dengan hukuman masing-masing tiga dan dua tahun penjara.

Keduanya didakwa menerima uang hampir Rp999.600.000 dari terdakwa kasus narkoba bernama Fauzan Afriansyah untuk meringankan tuntutan hukuman.

JPU menilai kedua terdakwa bersalah melanggar Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Red/Isa)

Sumber : Cakaplah

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda di Bengkalis Tikam Penjual Bakso Bakar, Ditangkap Polisi Dua Hari Setelah Kejadian

    Pemuda di Bengkalis Tikam Penjual Bakso Bakar, Ditangkap Polisi Dua Hari Setelah Kejadian

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • 0Komentar

    BENGKALIS, KABARVIRAL – Seorang pemuda di Bengkalis, Bima Sakti Pamungkas, diringkus oleh Satreskrim Polres Bengkalis usai melakukan aksi penikaman terhadap seorang penjual bakso bakar, Tegar Firmansyah. Pelaku ditangkap di Taman Batu Ampar, Kelurahan Bengkalis Kota, pada Selasa (4/3/2025), dua hari setelah insiden terjadi. Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP Gian Wiatma Jonimandala, menjelaskan bahwa kejadian bermula […]

  • Juragan Pinang di Bengkalis Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Perampokan

    Juragan Pinang di Bengkalis Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki Dugaan Perampokan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Bengkalis – Juragan pinang di Bengkalis, Wipeng alias Apeng, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Polisi selidiki dugaan perampokan dan pembunuhan, pelaku masih diburu. Warga Dusun Penawar Darat, Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dihebohkan kasus dugaan perampokan dan pembunuhan Wipeng alias Apeng (55). Korban merupakan juragan pinang yang tinggal di Jalan Kartini, RT […]

  • Semarak Harhubnas 2025, Dishub Dumai Gelar Lomba, Cek Kesehatan Hingga Donor Darah

    Semarak Harhubnas 2025, Dishub Dumai Gelar Lomba, Cek Kesehatan Hingga Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai menggelar serangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan sarat makna, Rabu (17/9/2025). Acara dimulai dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai, H Paisal, SKM, MARS, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Said Effendi, S.E., M.M., beserta […]

  • Polres Dumai Ungkap 12 Paket Sabu di Parkiran PT Musim Mas

    Polres Dumai Ungkap 12 Paket Sabu di Parkiran PT Musim Mas

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Satres Narkoba Polres Dumai berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu di parkiran PT Musim Mas Inti Benua Perkasa, Jumat (10/1/2025). Petugas menemukan 12 paket sabu seberat ± 2,19 gram di lokasi yang terletak di Jalan Raya Lubuk Gaung RT 002, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Kasatres Narkoba AKP M. […]

  • Dramatis! Kejar-kejaran di Jalan, Pengedar Sabu 14 Kg Ditangkap Polisi

    Dramatis! Kejar-kejaran di Jalan, Pengedar Sabu 14 Kg Ditangkap Polisi

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar. Sebanyak 14 kilogram sabu dan 6.800 butir ekstasi berhasil diamankan dalam operasi yang berlangsung di Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Dalam video yang diterima Riaupos.co, tampak detik-detik dramatis penangkapan seorang pelaku berinisial DK. Ia yang saat itu […]

  • Kapolda Riau Silaturahmi ke Panipahan Pasca Aksi Warga Terkait Peredaran Narkotika

    Kapolda Riau Silaturahmi ke Panipahan Pasca Aksi Warga Terkait Peredaran Narkotika

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Panipahan – Pasca polemik aksi warga di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, yang menyerang rumah terduga bandar narkotika jenis sabu, jajaran kepolisian bergerak cepat merespons situasi tersebut. Hery Heryawan selaku Kapolda Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke wilayah tersebut guna meredam ketegangan sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat […]

expand_less