Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pertamina Kilang Dumai Ajak Kelompok Barter Jaya Studi Tiru ke Sungai Pakning dan Siak Guna Perkuat Kapasitas dan Kemandirian Pokmas

Pertamina Kilang Dumai Ajak Kelompok Barter Jaya Studi Tiru ke Sungai Pakning dan Siak Guna Perkuat Kapasitas dan Kemandirian Pokmas

  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI (KABARVIRAL.CO) — Upaya pemberdayaan Kelompok Barter Jaya, kelompok usaha nelayan ‘Ngokang’ yang mengelola usaha ‘green laundry’ di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini tercermin dari peningkatan ekonomi dan semangat dari para nelayan anggota kelompok untuk berdikari mengembangkan usaha laundry yang telah berdiri sejak 2023 melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai).

Sebagai upaya memperkuat kapasitas organisasi dan pengembangan kegiatan kelompok, Kilang Pertamina Dumai mengajak 10 anggota Kelompok Barter Jaya mengikuti kegiatan studi tiru ke Kelompok Masyarakat Peduli Bencana Desa Sukajadi dan Kelompok Sumber Rejeki, dua Kelompok Masyarakat binaan TJSL Kilang Pertamina Sungai Pakning. Dalam kesempatan tersebut, kegiatan difokuskan untuk barbagi wawasan terkait pengelolaan kelembagaan usaha dan motivasi peningkatan pendapatan usaha, strategi pengembangan usaha, investasi dan pemasaran.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemberdayaan masyarakat oleh Kilang Pertamina Dumai yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi dan pengembangan kegiatan kelompok guna menghadirkan kontribusi sosial yang berdampak bagi masyarakat yang ada disekitar wilayah operasi Perusahaan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan upaya strategis Perusahaan untuk mendorong penguatan kapasitas kelompok binaan TJSL agar nantinya dapat mampu mengelola usaha laundry tumbuh semakin mandiri dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi dukungan nyata Kilang Pertamina Dumai, selain dukungan modal dan pendampingan intensif yang selama ini telah diberikan secara berkelanjutan. Melalui pengalaman nyata dengan belajar langsung dan sharing knowledge dengan pelaku usaha yang telah berhasil, harapannya Kelompok Barter Jaya kedepannya dapat meningkatkan pengelolaan usaha Betuah Laundry semakin profesional dan mampu meningkatkan profitabilitas usaha, sekaligus memperluas manfaat sosial dan ekonomi yang lebih meluas kepada masyarakat sekitar,” ujar Muhammad Rum.

Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi implementasi program TJSL antara Kilang Pertamina Dumai dan Kilang Pertamina Sungai Pakning dalam mempercepat pengembangan kelompok masyarakat binaan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik pemberdayaan masyarakat yang telah terbukti memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

Tak hanya belajar dengan kelompok usaha binaan Kilang Pertamina Sungai Pakning, rangkaian studi tiru kelompok Barter Jaya juga diperluas untuk mempelajari leadership, transformasi digital pemasaran produk dan pengelolaan keuangan dengan mengunjungi Pinaloka dan Komunitas Skelas Siak. Rangkaian kegiatan studi tiru tersebut kemudian ditutup dengan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak untuk melihat kerajinan dan produk UMKM masyarakat Siak.

Ketua Kelompok Barter Jaya, Risman, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar langsung dari kelompok masyarakat yang telah berkembang memberikan motivasi dan wawasan baru bagi anggota untuk terus meningkatkan kapasitas usaha dan organisasi yang mereka jalankan.

Komitmen dan pendampingan berkelanjutan TJSL Kilang Pertamina Dumai telah mendorong perkembangan signifikan Kelompok Barter Jaya, yang kini telah bertransformasi menjadi Koperasi Jasa Barter Jaya Maju sejak 13 Agustus 2025 dan memperoleh badan hukum dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Berkat pendampingan intensif dan dukungan yang terus diberikan, secara akumulatif Kelompok barter Jaya berhasil meraup pendapatan rata-rata Rp 8-9 juta per bulan. Bahkan pada kuartal II 2026 ini, pendapatan kelompok meningkat signifikan hingga mencapai sekitar Rp15 juta per bulan.(isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Vokasi Nonmigas PHR: Nyalakan Harapan Generasi Muda Riau Lewat Teknisi AC

    Program Vokasi Nonmigas PHR: Nyalakan Harapan Generasi Muda Riau Lewat Teknisi AC

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Almaida Romi, 19 tahun sempat limbung dengan masa depannya usai menamatkan sekolah di bangku pondok pesantren, di kampung halamannya, di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Terbesit ingin melanjutkan pendidikan ke bangku perguruan tinggi, namun harapan itu pupus karena keterbatasan biaya. Disisi lain, tanpa keterampilan khusus, pemuda ini tidak begitu percaya diri untuk melamar […]

  • Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersama Project R&P Sumatera Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersama Project R&P Sumatera Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • 0Komentar

    DUMAI  (KABARVIRA.CO)— Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&P Sumatera menggelar Pertamina Goes to Campus (GTC) – Project Sumatera bertajuk “Generasi Muda yang Berintegritas dan Berwawasan Energi melalui Project Sustainability & Community Development”. Kegiatan ini ditujukan untuk membangun kesadaran dikalangan generasi muda terhadap isu energi, lingkungan, keberlanjutan, serta pengembangan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut resmi dilaksanakan […]

  • Mama Muda di Sidrap Viral Usai Live Intim TikTok, Ditangkap Polisi

    Mama Muda di Sidrap Viral Usai Live Intim TikTok, Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, Sidrap – Seorang ibu rumah tangga muda berinisial F (21) asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mendadak viral di media sosial setelah aksinya melakukan live streaming hubungan intim melalui aplikasi TikTok tersebar luas. Video tersebut memperlihatkan F bersama seorang pria yang ternyata bukan suaminya, melainkan mantan kekasihnya. Kejadian ini menarik perhatian publik setelah video live […]

  • Sekda Dumai: Proses Audit LKPD 2024 Masih Berjalan, Belum Sampai Tahap Opini

    Sekda Dumai: Proses Audit LKPD 2024 Masih Berjalan, Belum Sampai Tahap Opini

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Sekda Dumai, H. Indra Gunawan, menegaskan bahwa proses audit LKPD 2024 masih berjalan dan belum memasuki tahap pemberian opini oleh BPK. Publik diminta memahami tahapan audit agar tidak terjadi kesalahpahaman. Pemerintah Kota Dumai menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan yang bersih dan akuntabel. Komitmen Pemko Dumai itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diciduk Polisi Kasus Cabul Anak

    Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diciduk Polisi Kasus Pencabulan Anak

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • 0Komentar

    Seorang kakek berusia 70 tahun di Bengkalis ditangkap polisi atas dugaan kasus cabul terhadap anak di bawah umur. Pelaku kini ditahan Polres Bengkalis. kabarViral, Bengkalis – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis meringkus seorang kakek berinisial SR (70), warga Jalan Deluk Gang Medang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. SR ditangkap atas dugaan tindak pidana perbuatan cabul […]

  • KPK Ungkap Modus “Japrem” di Proyek PUPR Riau, Uang Mengalir ke Kepala Daerah

    KPK Ungkap Modus “Japrem” di Proyek PUPR Riau, Uang Mengalir ke Kepala Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL,  JAKARTA – KPK mengungkap modus jatah preman (japrem) dalam proyek Dinas PUPR Riau yang menyeret Gubernur Riau Abdul Wahid dalam OTT. Dari operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan uang Rp1,6 miliar diduga bagian dari setoran proyek kepada kepala daerah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya modus jatah preman dalam pengadaan proyek pada Dinas Pekerjaan […]

expand_less