Breaking News
light_mode
Beranda » Rohil » Terkait Gaji Karyawan 11 Bulan, Begini Penjelasan Direksi Komisaris SPRH  

Terkait Gaji Karyawan 11 Bulan, Begini Penjelasan Direksi Komisaris SPRH  

  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral, Rokan Hilir — Jajaran direksi dan komisaris PT SPRH akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait polemik keterlambatan gaji karyawan. Dalam konferensi pers merujuk dari akar persoalan disebut bersumber dari belum diterimanya laporan keuangan dari direksi sebelumnya kepada Direksi yang baru Lantik di bulan Januari 2026 Konferensi pers di gelar sore ini di depan kantor PT SPRH Jalan perniagaan pukul 17.45 WIB.

Konferensi pers tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Yusuf Muji Sutrisno, Direktur Keuangan Perwedissuito, serta komisaris Amran dan Padel. Kehadiran para pimpinan ini menjadi penegasan bahwa persoalan internal perusahaan kini berada dalam tahap penanganan serius dan terbuka ke publik.

Dalam keterangannya, Yusuf Muji Sutrisno menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat menjalankan fungsi manajerial secara maksimal tanpa dasar laporan keuangan yang sah dan lengkap dari kepemimpinan sebelumnya. Menurutnya, dokumen tersebut merupakan fondasi utama dalam menyusun arah kebijakan perusahaan, termasuk dalam pemenuhan hak-hak karyawan.

“Pembayaran gaji tidak bisa dilepaskan dari kondisi riil keuangan perusahaan. Sampai hari ini, laporan keuangan dari direksi lama belum kami terima secara utuh, sehingga proses verifikasi dan penyesuaian anggaran belum bisa dilakukan secara menyeluruh,” ujarnya Yusuf

Direktur Keuangan Perwedissuito menambahkan bahwa tanpa laporan keuangan yang valid, pihaknya menghadapi keterbatasan dalam melakukan perhitungan kas, kewajiban, serta proyeksi pendapatan. Hal ini berdampak langsung pada tertundanya sejumlah kewajiban, termasuk pembayaran gaji karyawan.

Sementara itu, sambung Direksi keuangan menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam masa transisi kepemimpinan. Mereka mendesak agar direksi sebelumnya segera menyerahkan seluruh dokumen keuangan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa manajemen saat ini tengah menyusun langkah strategis berbasis dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta Rencana Bisnis (Renbis). Kedua instrumen tersebut akan menjadi acuan utama dalam menata kembali stabilitas keuangan perusahaan sekaligus memastikan keberlanjutan operasional.

“Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi menyangkut keberlangsungan perusahaan dan hak karyawan. Kami mendorong agar proses serah terima dokumen dilakukan secara transparan dan tanpa penundaan,” tegas, perwedissuito selaku direksi keuangan

Dalam kesempatan yang sama, Daud Jaya, selaku bendahara sekaligus Ketua Tim Penyusunan Dokumen Rencana Bisnis dan rencana Kerja anggaran perusahaan (RKAP) turut menyampaikan pernyataan sikap. Ia menegaskan bahwa timnya saat ini tengah bekerja maksimal untuk menyusun dokumen perencanaan yang realistis dan berbasis data yang tersedia.

“Kami berkomitmen menyusun RKAP dan Renbis sebagai pijakan pemulihan perusahaan. Namun harus dipahami, tanpa dukungan data keuangan yang lengkap dari periode sebelumnya, proses ini membutuhkan kehati-hatian ekstra agar tidak menimbulkan kesalahan kebijakan,” ujar Daud Jaya.

Konferensi pers ini menjadi penanda bahwa manajemen baru PT SPRH tengah berupaya membuka persoalan internal secara transparan. Namun di sisi lain, publik kini menanti langkah konkret, termasuk kemungkinan audit menyeluruh terhadap keuangan perusahaan sebelumnya.

Jika laporan keuangan tak kunjung diserahkan, bukan tidak mungkin persoalan ini akan bergeser ke ranah hukum. Di tengah tekanan karyawan dan sorotan publik, satu hal menjadi jelas: penyelesaian krisis ini bergantung pada keterbukaan, tanggung jawab, dan ketegasan dalam menata ulang manajemen perusahaan.(fad)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Tanah di Dumai, LHMB Bela Buk Inong : Kami Tidak Akan Diam

    Sengketa Tanah di Dumai, LHMB Bela Buk Inong : Kami Tidak Akan Diam

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Laskar Melayu Hulu Balang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai menyatakan siap tempuh jalur hukum atas sengketa tanah antara Buk Inong dan Toton Sumali. LHMB tegaskan perjuangan ini demi keadilan, marwah Melayu, dan pembelaan terhadap hak masyarakat kecil. Laskar Melayu Hulu Balang Melayu Bersatu (LHMB) Kota Dumai resmi angkat bicara soal kasus perselisihan tanah […]

  • Tegas, Humanis dan Mengayomi Masyarakat: Mustari Tinggalkan Jejak Manis di Panipahan Laut

    Tegas, Humanis dan Mengayomi Masyarakat: Mustari Tinggalkan Jejak Manis di Panipahan Laut

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • 0Komentar

    PANIPAHAN, KABARVIRAL – Masa jabatan Mustari sebagai Pejabat Sementara (Pj) Penghulu Kepenghuluan Panipahan Laut resmi berakhir tahun 2025 ini. Posisinya kini digantikan oleh Azwar. Meski menjabat kurang dari tiga tahun, sosok Mustari begitu melekat di hati masyarakat. Dikenal tegas namun humanis, Mustari berhasil menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga penuh kehangatan dan humor. […]

  • Pertamina Kilang Dumai Perluas Akses Pendidikan 40 Masyarakat yang Tertunda Lewat Program Kejar Paket C

    Pertamina Kilang Dumai Perluas Akses Pendidikan 40 Masyarakat yang Tertunda Lewat Program Kejar Paket C

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    DUMAI, (KABARVIRAL.CO) — Keterbatasan ekonomi masih kerap menjadi faktor sebagian masyarakat terpaksa harus mengakhiri pendidikan formalnya. Kondisi ini tidak hanya membatasi akses terhadap pendidikan, tetapi juga mempersempit peluang masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup dan memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui program Tanggung […]

  • Manajemen PT ESM Bungkam Soal Dugaan Limbah, Begini Tanggapan DLH

    Manajemen PT ESM Bungkam Soal Dugaan Limbah, Begini Tanggapan DLH

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Dugaan pencemaran air limbah oleh PT Energi Sejahtera Mas (PT ESM) di Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, terus menjadi sorotan publik. Namun, saat dikonfirmasi terkait video yang menunjukkan air limbah berwarna hitam dan putih di sekitar area perusahaan, pihak manajemen PT ESM terkesan enggan memberikan penjelasan yang jelas. Salah satu pihak manajemen […]

  • Dari Pagar Kantin ke Menara Bor, Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas lewat Vokasi PHR

    Dari Pagar Kantin ke Menara Bor, Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas lewat Vokasi PHR

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    DURI (KABARVIRAL.CO) — Bagi Chandra Setiawan, debu jalanan dan deru mesin rig pengeboran bukanlah pemandangan asing. Selama bertahun-tahun, pemuda asal Balam Km 15, Kabupaten Rokan Hilir ini, menghabiskan hari-harinya berjualan bersama ibunya. Chandra menjajakan makanan dari satu lokasi proyek rig ke lokasi lainnya demi menyambung hidup. Berawal dari menata dagangan di luar pagar area kerja […]

  • Suasana di Polresta Pekanbaru tempat pemeriksaan para pejabat yang terkena operasi tangkap tangan KPK.

    Pj Wali Kota Pekanbaru Ditangkap KPK, Harta Kekayaannya Capai Rp1,9 Miliar

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARVIRAL – Risnandar Mahiwa, Pj Wali Kota Pekanbaru terjerat OTT KPK. Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Riau, Risnandar Mahiwa, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memiliki total harta kekayaan senilai Rp1,9 miliar. Data ini tercatat dalam laporan harta kekayaan yang disampaikan ke KPK pada 18 Maret 2024, saat Risnandar masih […]

expand_less