Breaking News
light_mode
Beranda » Dumai » Pembangunan Hotel The Best Dumai Tanpa Izin PBG, Pemerintah Akan Turun Tangan

Pembangunan Hotel The Best Dumai Tanpa Izin PBG, Pemerintah Akan Turun Tangan

  • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Dumai – Pembangunan tambahan bangunan Hotel The Best yang berlokasi di Jalan Durian, Kelurahan Sukajadi, Kota Dumai, terus menjadi sorotan masyarakat. Setelah sebelumnya memicu penolakan dari warga setempat, kini terungkap bahwa proyek tersebut belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dari Pemerintah Kota Dumai.

Informasi ini terungkap setelah media melakukan investigasi terkait legalitas pembangunan di tengah kota tersebut. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kota Dumai, Muhammad Mufarizal, ST, M.IP, saat dihubungi via WhatsApp pada Jumat (30/8/2024), mengonfirmasi bahwa pembangunan tersebut belum memiliki izin PBG.

“Setelah kita cek dari laporan warga, pembangunan itu belum memilliki PBG,” ujar Mufarizal yang akrab disapa Farid. Ia menambahkan bahwa pihaknya segera mengambil tindakan atas laporan warga ini.

“Tim pengawasan dan pengendalian (Wasdal) sudah mengetahui kondisi ini dan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan inspeksi,” tambahnya.

Di sisi lain, Budi, yang merupakan manajemen Hotel The Best, belum memberikan tanggapan saat dimintai komentar terkait izin PBG ini hingga berita ini diturunkan. Sikap diam dari pihak manajemen hotel menambah teka-teki di balik pembangunan yang dianggap kontroversial oleh warga sekitar.

Penambahan 20 Kamar Dibatalkan

Penambahan bangunan Hotel The Best di Jalan Durian, Kelurahan Sukajadi, Kota Dumai, menjadi isu yang kian memanas. Lurah Sukajadi, Mirwan Nuzul, mengungkapkan bahwa pihak hotel memang berencana menambah 20 kamar di lahan berukuran 12,5 x 21 meter di belakang bangunan utama yang terdiri dari dua lantai.

Menurut rencana, bangunan baru ini akan dihubungkan dengan bangunan utama melalui sebuah jembatan yang dibangun di atas jalan kecil, mengingat padatnya permukiman di sekitar lokasi tersebut. Mirwan menegaskan bahwa ia telah mengimbau pihak manajemen hotel untuk terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada warga sebelum memulai pembangunan.

Namun, rencana ini mendapat penolakan dari warga sekitar, terutama dari RT 19 dan RT 20. “Sempat warga komplain kepada kita sewaktu material masuk dan hari ini alat berat mau beroperasi. Warga RT 19 dan RT 20 langsung komplain, dan akhirnya kita berhentikan sementara,” ujar Mirwan.

Setelah menerima keluhan warga, pihak manajemen Hotel The Best, yang diwakili oleh Budi, telah meminta maaf dan mengadakan pertemuan dengan warga untuk membahas kekhawatiran yang muncul, termasuk masalah instalasi pengolahan limbah dan dampak terhadap akses jalan.

Sebagai hasil dari diskusi tersebut, Budi menyatakan bahwa rencana penambahan bangunan tersebut dibatalkan. “Tidak ditunda tapi dibatalkan,” kata Budi kepada wartawan. Keputusan ini diambil untuk meredam ketegangan dan menghormati aspirasi warga setempat.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Paket Sabu dalam Tas Hitam, Pria di Dumai Terancam Hukuman Berat

    14 Paket Sabu dalam Tas Hitam, Pria di Dumai Terancam Hukuman Berat

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Seorang pria berinisial RF (33), warga Jalan Sidorejo Gang Melati, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan, diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai pada Jumat (24/1/2025) dini hari. Pria tersebut diduga membawa 14 paket butiran kristal yang disinyalir adalah narkotika jenis sabu. RF diketahui memiliki alamat KTP di Kecamatan Dumai Kota, namun […]

  • Sabu Disembunyikan Dalam Kotak Susu, Kurir Dibayar Rp 1 Juta per Kilo Terancam Hukuman Mati

    Sabu Disembunyikan Dalam Kotak Susu, Kurir Dibayar Rp 1 Juta per Kilo Terancam Hukuman Mati

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Seorang kurir di Dumai ditangkap saat menyelundupkan 28 Kg sabu yang disembunyikan dalam kotak susu. Ia mengaku hanya dibayar Rp 1 juta per kilo dan kini terancam hukuman mati. Sat Narkoba Polres Dumai berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu sebanyak 29 Kg dan 413 butir pil ekstasi yang diamankan dari dua tempat […]

  • Tudingan Anggaran ‘Gendut’ DPRD Kuansing Ditepis, Sekwan Jelaskan Mekanisme dan Transparansi

    Tudingan Anggaran ‘Gendut’ DPRD Kuansing Ditepis, Sekwan Jelaskan Mekanisme dan Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • 0Komentar

    TELUKKUANTAN, KABARVIRAL – Sekretaris DPRD Kuansing, Napisman, meluruskan isu anggaran makan minum DPRD tahun 2024 yang disebut mencapai Rp4,6 miliar. Ia menegaskan bahwa pagu anggaran sebenarnya adalah Rp3,7 miliar dan terealisasi sebesar Rp3,1 miliar. Napisman menyayangkan pemberitaan yang tidak terkonfirmasi tersebut dan menjelaskan rincian penggunaan anggaran untuk berbagai kegiatan seperti logistik kantor, jamuan tamu, pembahasan Ranperda, […]

  • LAMR Pertanyakan Penyaluran PI PHR yang Nyaris Nol: “Riau Seharusnya Dapat Triliunan”

    LAMR Pertanyakan Penyaluran PI PHR yang Nyaris Nol: “Riau Seharusnya Dapat Triliunan”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mempertanyakan penyaluran participating interest (PI) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja Rokan yang seharusnya diterima oleh Provinsi Riau. LAMR menegaskan bahwa perusahaan milik negara tersebut perlu memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai alasan daerah hampir tidak menerima PI tersebut. “Banyak masyarakat meminta LAMR memanggil PHR untuk mendapatkan […]

  • Polisi Amankan 7 Terduga Pengedar di Pekanbaru, Ternyata Sabu Hanyalah Tawas

    Polisi Amankan 7 Terduga Pengedar di Pekanbaru, Ternyata Sabu Hanyalah Tawas

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • 0Komentar

    Polisi amankan 7 terduga pengedar narkoba di Pekanbaru dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2024. Barang bukti yang diduga sabu ternyata hanyalah tawas. TIM Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali menggencarkan Operasi Antik Lancang Kuning 2024. Kali ini, sasarannya adalah daerah Jalan Pangeran Hidayat, yang sudah lama dikenal sebagai Kampung Narkoba. Dipimpin langsung oleh Wakil Direktur […]

  • Pekerja Proyek di Kandis Tewas Tertimpa Bucket Excavator

    Pekerja Proyek di Kandis Tewas Tertimpa Bucket Excavator

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Seorang pekerja proyek BPIT SJE di Kandis, Siak, tewas tertimpa bucket excavator saat bekerja, Sabtu (25/10/2025). Korban bernama Julifer Situmeang (23) meninggal di lokasi kejadian. Disnakertrans Riau telah menurunkan tim pengawas untuk menyelidiki insiden tersebut dan memastikan hak korban terpenuhi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni […]

expand_less