Kanim Dumai Pindahkan 29 WNA Bangladesh dan Rohingya ke Rudenim Pekanbaru

Kabarviral, Dumai – Sebanyak 29 warga negara asing (WNA) asal Bangladesh dan Rohingya dipindahkan ke rumah detensi imigrasi (Rudenim) Pekanbaru oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai pada Selasa (6/6/2023).

Ke-29 WNA yang dipindahkan ke Rutan Pekanbaru oleh Imigrasi Dumai tersebut merupakan WNA yang diamankan Lanal Dumai sebanyak 28 orang dan satu orang ditangkap Polres Dumai pada Mei 2023.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Rejeki Putra Ginting didampingi sejumlah staf mengungkapkan bahwa WNA ini hasil dari operasi laut yang dilaksanakan Lanal Dumai pada 13 Mei 2023 dan 3 Juni 2023 bertempat di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai.

“Karena yang terkait orang asing merupakan domain Imigrasi, makanya Lanal menyerahkan ke kami. Setelah kita buat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta berkoordinasi dengan Kanwil Menkumham serta UNHCR maka diputuskan mereka dibawa ke Rudenim Pekanbaru, dan hari ini kaminkirim mereka kesana,”kata Ginting.

Dikatakan Ginting, sebanyak 29 WNA tersebut terdiri dari 28 WNA asal pelimpahan kasus dari Lanal Dumai dan 1 orang berasal dari Polres. Dari jumlah itu terdapat dua orang anak anak dan 7 perempuan.

“Keberangkatan dan penyeahan WNA ke Pekanbaru dilakukan dengan pengawalan ketak petugas Imigrasi untuk memastikan tidak ada yang kabur selama dalam perjalanan,”tegas Ginting menambahkan.

Dimana 29 WNA yang kami serahkan ke Rudenim Pekanbaru itu teridir dari empat orang berkewarganegaraan Bangladesh dan selebihnya WNA Rohingnya.

Seluruh WNA ini diamankan petugas TNI dengan tujuan negara persinggahan Malaysia yang berangkat melalui jalur tak resmi. “Kami berharap semua pihak saling bekerjasama untuk mengatasi persoalan warga Rohingnya sehingga Dumai tak selalu dijadikan jalur penyelundupan orang ke luar negeri,”tuturnya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim F1QR Lanal Dumai bersama tim gabungan intelmar Lantamal I berhasil mengamankan 10 orang PMI Ilegal dan 24 orang WNA.

24 orang WNA terdiri dari laki-laki 20 orang dan perempuan 4 orang berasal dari Bangladesh dan Rohingnya di pinggir pantai Pelintung Kota Dumai. Kemudian mengamankan 4 orang WNA Myanmar (Rohingnya) pada, Sabtu (3/6) pukul 15.30 WIB terdiri dari 1 orang WNI, 4 orang Asing Myanmar(Rohingya) di Pesisir Pantai Pelintung Kecamatan Medang kampai Kota Dumai.(isa)