Kabarviral, Jakarta – Koalisi Perubahan untuk Persatuan mengklaim telah menentukan satu nama sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) untuk dipasangkan dengan Anies Baswedan dalam pemilu presiden tahun 2024. Para petinggi koalisi yang terdiri dari Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat, juga Anies Baswedan bersama timnya, dikabarkan telah menyampaikan nama sang bakal cawapres kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala mereka menemui sang mantan presiden di Pacitan, Jawa Timur, Kamis.
Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden, bersama tiga partai politik pendukungnya, berencana mengumumkan nama bakal cawapresnya di Jakarta pada 16 Juli 2023.
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pasangan calon (paslon) yang akan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) usung pasti mengejutkan bakal capres dan koalisi lain. Bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, menyatakan dirinya sudah mengantongi satu nama cawapres. “Pasangan ini benar-benar akan mengejutkan koalisi-koalisi dan capres-capres lain. Karena inilah yang ditunggu-tunggu rakyat,” ujar Herzaky saat dimintai konfirmasi, Minggu (4/6/2023) dikutip dari Kompas.com.
Herzaky memastikan pasangan yang akan segera diumumkan ini adalah pasangan terbaik untuk maju ke Pilpres 2024. Menurut dia, pasangan yang ditawarkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan membawa semangat perubahan dan memperjuangkan perubahan untuk Indonesia. “Bisa membawa kemenangan di Pilpres 2024. Sesuai dengan harapan rakyat,” ucap dia. Sementara itu, Herzaky enggan membocorkan apakah nama cawapres Anies berasal dari tiga nama yang sudah beredar. Tiga nama cawapres tersebut adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Khofifah Indar Parawansa, dan Agus Heryawan (Aher).
Herzaky menyebut Anies sendiri yang akan mengumumkan nama cawapresnya. Dia mengingatkan, sudah ada pihak yang mencoba menjegal Anies, bahkan sebelum bakal cawapres diumumkan. “Belum saatnya untuk diumumkan. Kita tunggu saja pada waktunya nanti akan diumumkan oleh Mas Anies,” tutur Herzaky. “Kami mesti hati-hati. Tanpa diumumkan lebih awal pun, sudah banyak upaya potong memotong. Jegal menjegal. Menyebar rumor kami tidak solid, tidak kompak, dan sebagainya,” imbuh dia. Sebelumnya, Anies Baswedan mengaku telah mengantongi satu nama calon wakil presiden (cawapres).
Namun, ia mengatakan masih harus menjalankan serangkaian proses sebelum mendeklarasikan pendampingnya itu. “Masih panjang, masih panjang, pokoknya sudah ada. Tapi, nanti pada waktunya diumumkan,” ujar Anies di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Jumat (2/6/2023). Ia mengatakan bakal melanjutkan komunikasi ke tiga ketua umum partai politik (parpol) anggota KPP. Anies diketahui telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pacitan, Jawa Timur, Kamis (1/6/2023). Kemudian, ia juga bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Sementara, Anies nampaknya belum bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. “Nanti kita akan ketemu (pimpinan PKS) lagi dalam waktu dekat ini,” ucap dia.(red)


















