Kabarviral.co, Pekanbaru – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau dalam waktu dekat ini akan menetapkan tersangka yang bertanggung jawab atas peristiwa ledakan di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Kota Dumai pada 1 April 2023 lalu.
Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Hery Murwono, Ditreskrimum Polda Riau akan segera melakukan gelar perkara dan merilis tersangka pekan depan.
“Minggu depan, kita berencana menggelar penetapan tersangka yang diduga terlibat dalam peristiwa ini,” ujar Hery dikutip dari beritasatu.com, Kamis (10/8/2023)
Sebelumnya, Ditreskrimum telah memeriksa 31 saksi terkait ledakan yang menyebabkan 10 orang karyawan PT KPI mengalami luka-luka.
“Dari bukti-bukti yang telah kami kumpulkan, kita sudah mendapat arah penyelidikan pidana. Kami juga sudah mengidentifikasi siapa yang diduga sebagai pelaku. Kami akan mengumumkan identitas tersangka setelah gelar perkara penetapan tersangka dilaksanakan,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Asep Darmawan, beberapa waktu yang lalu.
Terkait dugaan kelalaian dalam insiden kecelakaan kerja tersebut, Kombes Asep menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami informasi.
“Setelah kita menetapkan tersangka, barulah kita akan mengklarifikasi apakah insiden ini terjadi dengan sengaja atau karena kelalaian,” jelasnya.
Sebelumnya, pada tanggal 1 April 2023, terjadi peristiwa ledakan yang melibatkan kompresor steam milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Kota Dumai. Insiden ini dimulai ketika terjadi ledakan yang menyebabkan kompresor make up gas terbakar di Unit 2 11 HCU Area Unit Unibon/Kilang PT KPI RU II Dumai pada Sabtu pukul 22.44 WIB.
Manajer Komunikasi dan Hubungan PT Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai, Agus Setiawan menjelaskan bahwa sekitar pukul 22.44 WIB di lokasi kejadian di Unit 2 11 Area HCC (Hydro Cracker Complex) PT KPI, terjadi kebakaran pada kompresor make up gas. Kebakaran ini sebelumnya dimulai dengan ledakan yang menghasilkan getaran di area kilang.
Para korban dari peristiwa ini adalah karyawan shift sore dari Pertamina HCC. Mereka kebanyakan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca. Mereka telah menerima perawatan medis di RS Pertamina Dumai dan segera diizinkan untuk pulang.
Masyarakat di sekitar kilang PT KPI RU II Dumai sempat mendatangi lokasi kilang untuk memperoleh keterangan dan pertanggungjawaban dari pihak PT KPI RU II Dumai. Hal ini disebabkan oleh dampak kerusakan beberapa rumah warga akibat insiden tersebut.***


















