Kilang Pertamina Dumai Meledak, Korban Bertambah Jadi 9 Orang

Kabarviral.co, Dumai – Korban ledakan kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) di Dumai, Riau, bertambah menjadi sembilan orang. Korban tersebut merupakan pekerja di ruang operator yang mengalami luka-luka akibat terkena pecahan kaca.

Area Manager Communication, Relations, & CSRPT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) Dumai Agustiawan mengatakan seluruh korban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Tidak ada korban jiwa, semua korban mengalami luka-luka sudah mendapatkan perawatan di RS Pertamina Dumai dan sudah pulang,” ujar Agustiawan dalam keterangan resmi, Minggu (2/4).

Diketahui ledakan di kilang minyak Putri Tujuh terjadi pada Sabtu malam, 1 April 2023, tepatnya pukul 22.40 WIB. Sumber api disebut berasal dari gas kompresor HCU-211.

Beberapa menit kemudian usai ledakan yang menimbulkan api itu, petugas berhasil memadamkan kebakaran. Adapun lokasi kebakaran ada di Unibon 211 dan 212.

Akibat dari kejadian ini, beberapa rumah warga dan rumah ibadah khususnya yang berdekatan dengan kilang juga mengalami kerusakan. PT KPI RU Dumai menyatakan akan segera menanggulangi kerusakan yang terjadi.

“PT KPI RU Dumai meminta maaf atas kejadian ini dan kami akan bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi di masyarakat,” ujar Agustiawan.

Agustiawan menjelaskan saat ini PT KPI RU Dumai sedang membentuk Tim Pemulihan yang melibatkan pemerintah daerah, penegak hukum, serta perwakilan masyarakat untuk mempercepat langkah pemulihan, termasuk pendataan terhadap kerugian di masyarakat.

Selain itu PT KPI RU Dumai juga sudah menyiapkan tim medis untuk melakukan pengecekan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Sementara proses investigasi penyebab insiden masih dalam proses penyelidikan.

“Kami pastikan juga bahwa stok BBM Nasional, khususnya wilayah Sumatera Bagian Utara, dalam keadaan aman. Semoga proses recovery dapat berjalan baik sehingga beberapa hari ke depan kondisi operasional kilang sudah dapat berjalan optimal,” kata Agustiawan.

Ledakan yang memicu getaran kuat itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 22.40 WIB. Warga sekitar mengaku merasakan getaran kuat ketika suara ledakan terdengar.

Salah satu warga di lokasi, Rahmat, mengatakan ia merasakan dua getaran kuat saat ledakan. Warga pun berhamburan keluar rumah.

“Rumah warga yang rusak, yang radius dekat kilang. Ada masjid juga sekitar radius 3 kilometer,” ucap Rahmat.

Sejumlah video yang beredar juga menunjukkan rumah warga bergetar akibat ledakan di kilang itu. Plafon masjid juga terlihat runtuh karena ledakan yang begitu kuat.

“Kilang meletup,” ujar perekam video tersebut.(isa)