Isra Miraj: Penjelasan, Kronologi dan Hikmah Dibaliknya

Kabarviral- Isra miraj merupakan salah satu peristiwa penting dan penuh hikmah bagi umat Islam. Peristiwa bersejarah ini diperingati setiap tanggal 27 Rajab menurut perhitungan kalender Hijriah.

Bagi kamu yang ingin mengetahui penjelasan, kronologi peristiwa lengkap, dan hikmah isra miraj, artikel ini akan membahasnya secara lengkap.

Pada peringatan ini umat Islam dari seluruh dunia biasa memanfaatkan momentumnya untuk melakukan ibadah umrah di Mekkah. Selanjutnya, beberapa dari mereka menyempatkan diri untuk tapak tilas ke tempat-tempat bersejarah terjadinya isra miraj.

Kronologi Isra Miraj

Peristiwa pertama dalam isra miraj adalah perjalanan Rasulullah SAW selepas isya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pada bulan Rajab; setahun sebelum masa hijrah (621 Masehi). Perjalanan sejauh 1.500-an km itu terbilang mustahil ditempuh dalam semalam.

Pasalnya, belum ada kendaraan yang mampu menempuh perjalanan sejauh itu dengan singkat di masa tersebut. Rasulullah SAW sendiri mengendarai Burak, bukan unta atau kuda yang umumnya dijadikan tunggangan untuk perjalanan jauh.

Ketika isra, Rasulullah SAW diperlihatkan rupa-rupa bentuk manusia yang disiksa akibat lalai dari kewajibannya di dunia. Di antara mereka adalah manusia yang malas salat, tidak berzakat, dan pezina.

Selain itu, beliau juga melewati makam orang saleh yang mengeluarkan aroma wangi. Itu adalah makam putri dari Firaun yang memilih mempertahankan keimanannya kepada Allah SWT.

Sesampainya di Masjidil Aqsa, Rasulullah SAW salat dua rakaat sambil mengimami ruh para nabi. Sebelum naik ke langit pertama, Jibril membawakan dua wadah masing-masing berisi susu dan arak.

Rasulullah memilih wadah berisi susu dan meminumnya. Susu yang dipilih oleh Rasulullah adalah penanda fitrah dan sucinya agama Islam menurut Jibril. Selanjutnya, mereka menempuh perjalanan naik melampaui tujuh lapisan langit.

Di setiap lapisan langit, Rasulullah bertemu dan didoakan oleh para nabi pendahulunya. Secara berturut-turut mereka yang ditemui adalah Adam AS, Isa AS dan Zakaria AS, Yusuf AS, Idris AS, Harun AS, Musa AS, serta Ibrahim AS.

Setelah bertemu Nabi Ibrahim AS, perjalanan dilanjutkan menuju sidratul muntaha yakni sebuah penanda batas langit dunia dan surga yang menyerupai pohon besar. Di sanalah ia menerima wahyu salat 50 kali sehari.

Perintah salat itu dibawanya turun hingga bertemu Nabi Musa AS. Rasulullah diminta kembali oleh Musa AS agar kewajiban tersebut diringankan. Setelah beberapa kali meminta keringanan, Rasul menolak kembali pada Allah SWT dengan perintah salat 5 kali sehari.

Hikmah Isra Miraj

Sebenarnya ada banyak hikmah yang bisa dipetik oleh umat Islam melalui peristiwa penting ini. Tapi, artikel ini hanya akan mengungkapkan tiga hikmah isra miraj berikut.

1.     Muhammad SAW Adalah Pemimpin Para Nabi

Hal ini dicerminkan ketika Rasulullah SAW salat di Masjidil Aqsa setelah menempuh perjalanan dari Masjidil Haram. Ia salat dua rakaat mengimami ruh para nabi.

Ini menunjukkan bahwa Rasulullah memiliki kedudukan sebagai pemimpin para nabi sebelumnya.

2.     Pentingnya Mempertahankan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa

Perjalanan isra Rasulullah SAW di awali dari Masjidil Haram tempat kabah berada yang menjadi kiblat umat Islam dari seluruh dunia. Lalu, isra berakhir di Masjidil Aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam.

Ini menunjukkan bahwa kedua kompleks masjid adalah situs-situs bersejarah yang keberadaannya penting dipertahankan oleh umat Islam.

3.     Salat Adalah Perintah Allah SWT yang Sangat Penting

Setiap perintah Allah wahyukan kepada Rasulullah SAW melalui perantara malaikat Jibril. Tapi, hal berbeda terjadi ketika Rasulullah menerima perintah salat. Begitu spesialnya salat bahkan setiap salat di satu waktu kebaikannya dikalikan sepuluh.

Ini menunjukkan bahwa salat adalah perintah penting dan utama yang harus dilaksanakan oleh setiap umat Islam di seluruh dunia.

Demikian penjelasan, kronologi lengkap, dan hikmah di balik peristiwa isra miraj. Semoga artikel ini mempertebal keimanan kamu. **