Hingga Mei 2023, 98 Hektar Lahan Terbakar di Dumai

Kabarviral.co, Dumai – Pemerintah Kota Dumai akan membentuk satgas Kecamatan yang akan diketuai oleh Kapolsek dan Camat sebagai upaya cepat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Sepanjang 2023 hingga bulan Mei lalu, areal lahan yang terbakar di Kota Dumai seluas 98,97 hektar.

Lahan yang terbakar di Kota Dumai ini terluas kedua di Provinsi Riau setelah Kabupaten Bengkalis yakni mencapai 178,46 hektar

Luas areal yang terbakar tersebut tersebar di enam dari tujuh Kecamatan yang ada di Kota Dumai.

Wali Kota Dumai, Paisal mengungkapkan, kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai merupakan tanggungjawab bersama. Bukan hanya pemerintah, TNI dan Polri saja, tapi tanggung jawab bersama hingga ke lapisan masyarakat.

“Kita harus bergotong royong siapapun itu. Baik pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat maupun pihak perusahaan yang ada di Kota Dumai dalam upaya mencegah dan juga memadamkan api di Kota Dumai,” katanya, Kamis  (8/6/2023) dikutip dari Tribune Pekanbaru.com.

Diakuinya, Pemerintah Kota Dumai akan membentuk satgas Kecamatan yang akan diketuai oleh Kapolsek dan Camat sebagai upaya cepat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Kami sudah berbincang dengan Dandim, Kapolres dan Kajari Dumai. Dimana kami akan membentuk Satuan tugas (Satgas) Kecamatan untuk memotong birokrasi yang selama ini mungkin membuat proses pencegahan dan pemadaman kebakaran terasa lambat untuk dilakukan. Nanti dengan terbentuknya Satga Kecamatan ini diharapkan apa yang akan dibuat langsung bisa bertindak dengan melibatkan MPA dan regu pemadam kebakaran di perusahaan dan perusahaan itu sendiri,” imbuhnya.

Paisal menjelaskan, Tiga Kecamatan yang akan menjadi titik berat dalam pembentukan Satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yakni Kecamatan Dumai Timur, Kecamatan Medang Kampai dan Kecamatan Sungai Sembilan karena diketahui tiga Kecamatan ini merupakan daerah Rawan Karhutla.

Diharapkan, dengan Satgas ini ditambah dashboar lancang kuning yang masih dipakai dan masih cukup luar biasa, untuk langkah preventif dapat digunakan dalam mengatasi karhutla  dengan cepat.

“Saat ini saya pastikan sarana dan prasarana lengkap dan semua MPA dilengkapi peralatan pemadaman kebakaran minimal mesin ministiker dan alhamdulilah kami sebelumnya sudah mendapat bantuan dari Porvinsi dan BPBD pusat,” sebutnya

Tindakan preventif, Tambahnya  akan terus dilakukan sembari menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sehingga kejadian seperti lalu  tidak terjadi lagi.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Irwan Sukma menjelaskan sepanjang tahun 2023 di Kota Dumai,  luasan lahan yang terbakar seluas 98,97 hektar dengan rincian Kecamatan Bukit Kapur luas lahan terbakar 5 hektar, Kecamatan Dumai Timur 5,77 hektar, Kecamatan Dumai Barat 2,2 hektar, Kecamatan Dumai Selatan 0,5 hektar.

“Sementara itu dua Kecamatan dengan penyumbang  luasan lahan yang terbakar yakni Kecamatan Medang Kampai dengan luas lahan yang terbakar sebanyak 79 hektar dan Kecamatan Sungai Sembilan dengan luas lahan yang terbakar 6,5 hektar,” ‎pungkasnya. (ptc/isa)