Kasus Bunuh Diri di Rohil Terus Bertambah

Ilustrasi

Kabarviral, Rohil – Kabupaten Rokan Hilir kembali dihebohkan dengan kasus bunuh diri yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Dari catatan Kabar Viral, dalam rentang waktu kurang dari tiga bulan, empat kasus bunuh diri telah dilaporkan, membuat masyarakat semakin cemas akan fenomena ini.

Kasus pertama yang mencuat adalah bunuh diri M. Nainggolan (61), yang terjadi pada 24 Agustus 2024 di Bagan Batu. Korban, seorang suami dari juru parkir, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Kasus ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga, mengingat korban dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan tidak menunjukkan tanda-tanda masalah serius sebelumnya.

Tak lama berselang, pada 12 September 2024, kejadian serupa menimpa Puja Andriyan (30) di Desa Sei Meranti, Kecamatan Tanjung Medan. Pria tersebut ditemukan gantung diri di rumahnya, diduga akibat depresi setelah ditinggalkan istri dan anaknya sebulan sebelum kejadian. Depresi akibat masalah keluarga ini semakin memperjelas kaitan antara tekanan hidup dan kasus bunuh diri yang marak terjadi di Rokan Hilir.

Tragedi berikutnya terjadi pada 1 Oktober 2024, saat Michael Sigit Prabowo (32) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Desa Gelora, Kecamatan Bagan Sinembah. Dugaan sementara menyebutkan bahwa masalah rumah tangga dan asmara menjadi pemicu tindakan nekat korban. Michael diketahui telah berpisah rumah dengan istrinya dan menjalin hubungan dengan wanita lain dari luar daerah.

Terbaru, pada Rabu (16/10/2024), kasus bunuh diri kembali mengejutkan masyarakat di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan. Korban bernama Siti Rahayu (21), seorang gadis muda, ditemukan tergantung di sebuah rumah kosong di belakang rumahnya. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, saat ibunya, Herdawati (48), pergi memeriksa keberadaan korban dan mendapati anaknya sudah tak bernyawa.

Kapolsek Pujud, AKP Tri Adiyatmika, melalui Kanit Reskrim Ipda Sobaruddin Dalimunthe, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang. Dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. Keluarga korban juga telah membuat pernyataan menolak dilakukannya otopsi terhadap jenazah.(red/isa)