Dumai Menuju Generasi Emas, Dari Bantuan Uang Sekolah Hingga Kuliah Gratis

 

Kabarviral, Dumai – Wali Kota Dumai, H Paisal, SKM, Mars, memiliki visi besar untuk masa depan generasi muda Dumai. Ia menargetkan jumlah penerima beasiswa pendidikan Strata I (S1) mencapai 2000 orang pada tahun mendatang. Komitmen ini bukanlah sekadar wacana, melainkan telah dibuktikan dengan peningkatan jumlah penerima beasiswa secara signifikan setiap tahunnya.

Pada tahun 2022, sebanyak 337 mahasiswa beruntung menerima beasiswa. Angka ini meningkat menjadi 500 mahasiswa pada 2023. Tahun 2024 menjadi saksi lonjakan luar biasa dengan 1000 mahasiswa berprestasi dan dari keluarga kurang mampu mendapatkan bantuan pendidikan ini.

Paisal menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah kota dalam mencetak generasi berkualitas. Ia berharap para penerima beasiswa nantinya dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk memajukan Kota Dumai.

“Kami memiliki target hingga 2000 penerima beasiswa pada tahun mendatang jika dizinkan kembali memimpin. InsyaAllah bantuan pendidikan terus kita tingkatkan agar mereka nantinya bisa bermanfaat bagi daerah ketika sudah menjadi pejabat dan pemimpin,” ujar Paisal penuh harap saat memberikan sambutan pada acara penyerahan beasiswa secara simbolis, Minggu (15/09/2024).

Beasiswa yang diberikan pun beragam, mulai dari bantuan uang sekolah hingga pembiayaan penuh. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk fokus belajar tanpa terbebani masalah finansial.

“Alhamdulillah tahun besok merupakan wisuda pertama bagi siswa berprestasi yang kita kuliahkan dengan pembiayaan penuh di provinsi Riau. Kami harap mereka nantinya bisa mengabdi dan memberikan ilmunya untuk kemajuan kota Dumai,” tambah Paisal.

Proses seleksi dan verifikasi penerima beasiswa dilakukan dengan sangat ketat. Dari 1300 lebih pemohon, ditemukan 160 pemohon yang diduga memanipulasi nilai IPK. Temuan ini diperoleh setelah pemerintah membentuk tim khusus yang melakukan verifikasi langsung ke universitas masing-masing pemohon.

Paisal menegaskan bahwa penerimaan beasiswa harus dilakukan secara adil dan transparan. “Banyak yang titip kepada saya untuk minta bantu. Tapi kami ingin penerimaan beasiswa ini secara fair dan adil. Jika nilai mencukupi ketentuannya maka silahkan daftar, kita tidak melihat latar belakang keluarga mahasiswa apakah dari orang mampu atau tidak,” tegasnya.

Dengan komitmen kuat dan proses seleksi yang ketat, diharapkan program beasiswa ini dapat melahirkan generasi emas Dumai yang siap membangun kota mereka menjadi lebih baik di masa depan.(Isa)