Kabarviral, Pekanbaru – Suasana tegang mewarnai malam di depan Rumah Dinas Gubernur Riau, Jumat (14/6/2024). BEM Nusantara Riau melakukan aksi unjuk rasa, mendesak Pj Gubernur SF Haryanto untuk mundur dari jabatannya. Tudingan ketidaknetralan menjadi alasan utama mereka.
Nanang, Koordinator Daerah BEM Nusantara Riau, menyampaikan orasinya dengan lantang. “Kami menuntut agar Pj Gubernur mengundurkan diri karena seharusnya seorang Pj Gubernur yang ditunjuk haruslah bisa bersikap netral, adil, dan transparan demi kepentingan bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, “Riau sudah banyak masalah, jangan ditambah lagi dengan Pj Gubri yang bermasalah.”

BEM Nusantara Riau menilai tindakan SF Haryanto telah merusak kepercayaan publik terhadap integritas pejabat publik dan ASN. Mereka juga meminta aparat penegak hukum memanggil SF Haryanto atas dugaan jual beli jabatan dan proyek di lingkup Pemerintah Provinsi Riau.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari SF Haryanto terkait aksi tersebut. Namun, perwakilan aliansi BEM Nusantara Riau menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintahan.
Nanang menutup orasinya dengan ultimatum, “Jika tuntutan kami tidak direspons dengan baik, kami akan menggelar aksi susulan dengan massa yang lebih banyak lagi. Dan jika usul ditolak tanpa ada pertimbangan, hanya ada satu kata, lawan!”
Aksi yang berlangsung damai ini mencerminkan kekecewaan mendalam para mahasiswa terhadap kepemimpinan Pj Gubernur SF Haryanto, yang dinilai telah gagal menjaga netralitas dan kepercayaan publik.(fad)


















